Sabtu 07 Januari 2023, 19:30 WIB

Selamat Jalan Om John, Selamat Menuju Kehidupan Abadi

Palce Amalo | Humaniora
Selamat Jalan Om John, Selamat Menuju Kehidupan Abadi

DOK.PRIBADI
Jurnalis Media Indonesia di Labuan Bajo, John Lewar, berpulang, Sabtu (7/1).

 

TIDAK terdengar lagi suara Yohannes John Lewar, sejak ia dirawat di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Saat umat Kristiani merayakan Natal pada 25 Desember 2022, jurnalis Media Indonesia yang bertugas di Labuan Bajo itu dilarikan ke rumah sakit.

Ia terbaring koma di ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit karena pembuluh darah di otaknya pecah, hingga menghembuskan napas terakhir pada Sabtu (7/1) pukul 17.25 Wita.

Kabar berpulangnya John langsung menyebar ke sahabat-sahabatnya di Labuan Bajo, Kupang, dan Jakarta. Ia sering memberikan dorongan kepada para jurnalis muda untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas.

"Sebagai jurnalis muda, kalau salah, langsung ditegur oleh Om John. Beliau juga apresiasi tulisan kawan-kawan wartawan mau belajar dan
menghasilkan tulisan berkualitas," tutur Intan Nuka, jurnalis Kantor Berita Antara Labuan Bajo.

Di mata para sahabatnya, kepergian John Lewar merupakan menjadi kehilangan yang besar. "Paling sakit untuk kami karena almarhum sosok bapak dan rekan kerja yang profesional," tambah Intan.


Baca juga: Dibutuhkan Nutrisi Optimal Bagi Penyintas Kanker Anak dan Remaja


Banyak kenangan yang ditingalkan John untuk istri dan dua anaknya, serta jurnalis di Labuan Bajo. Dia selalu berpegang teguh pada prinsip
jurnalisme dan menjalankan tugas verifikasi dengan benar. Dia selalu menulis untuk masyarakat kecil dan terpinggirkan.

"Selama saya kenal dengan Om John, untuk urusan kerja, benar benar total dan profesional. Tidak akan mau mencampuri urusan pribadi dengan pekerjaan," katanya.

Rasa duka mendalam juga disampaikan jurnalis TV One Labuan Bajo, Vera Bahali. "Kami sangat sedih karena dia selalu menasihati kami jurnalis muda, dia senior di antara wartawan di Labuan Bajo," kata Vera.

Vera masih ingat ia dan John sama-sama meliput di Taman Nasional Komodo, entah saat terjadi kecelakaan laut maupun terkait kunjungan wisata. "Banyak sekali kenangan bersama Om John," tuturnya.

Terakhir, sebelum John masuk rumah sakit, mereka sama-sama meliput wisatawan yang hilang di laut. "Orangnya vokal dan loyal dengan
profesinya," katanya.

Meskipun selalu bersama-sama di lapangan, menurut Vera, John tidak pernah mengeluh sakit. Hal itu yang membuat sahabat-sahabatnya kaget setelah menerima informasi John mengalami pecah pembuluh darah.

Di rumahnya di Labuan Bajo, sababat dan masyarakat sekitar mulai berdatangan. Mereka menunggu jenazah om John yang dibawa dari rumah sakit ke rumah duka. Selamat jalan sahabat. Karyamu abadi. (OL-16)

 

Baca Juga

MI/Arnold Tanti.

Perlu Aturan Platform Bentuk Ekosistem Bisnis agar Jurnalisme Berkualitas

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 18:00 WIB
Pemerintah melihat akar persoalannya dari model bisnis atau ekosistem bisnis yang tidak sehat antara platform dengan...
Antara/Aditya Pradana Putra.

Kualitas Perfilman Indonesia Menguat, Kemendikbudristek Jajaki Dana Belanda

👤Faustinus Nua 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 17:40 WIB
Terbaru, tujuh film Indonesia terpilih tayang pada salah satu festival film bergengsi internasional, yaitu International Film Festival...
dok.ist

SMP Tarakanita 2 Gelar Selebrasi P5 dan Festival Imlek

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 17:29 WIB
SALAH satu Sekolah Penggerak, SMP Tarakanita 2 menggelar kegiatan selebrasi P5 dan Festival Imlek di Old Sanghai, Kelapa Gading, Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya