Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Reuni Media Indonesia, Menjadi Kekuatan bagi Karyawan

M Iqbal Al Machmudi
14/12/2025 21:38
Reuni Media Indonesia, Menjadi Kekuatan bagi Karyawan
Usman Kansong(Tangkapan Layar/MI)

DIREKTUR Utama Media Indonesia, Gaudensius Suhardi, mengapresiasi terselenggaranya acara Reuni Media Indonesia yang diselenggarakan di Lobby 3 Kantor Media Indonesia, Jakarta Barat, pada Sabtu (13/12).

"Reuni digagas oleh teman-teman mantan karyawan Media Indonesia, tentu Media Indonesia membuka tangan yang lebar utnuk fasilitasi kumpul hari ini," kata Gaudensius.

Ia berharap acara reuni tersebut dapat mempererat tali persaudaraan dan eks karyawan Media Indonesia yang berkiprah di bidang lain menjadi kekuatan bagi para karyawan karena sudah mendirikan pondasi yang kokoh sebelumnya.

"Semangat mereka tentu bagi karyawan yang saat ini masih berada di Media Indonesia diharapkan bisa melanjutkan pondasi yang sudah dibangun tersebut," ujar Gauensius.

Diketuai oleh Usmandie Andeska, acara Reuni Media Indonesia dihadiri sekitar 250 mantan karyawan Media Indonesia. 

"Ada 250 orang yang menyatakan datang, kita doakan teman-teman kita yang kondisinya kurang sehat segera sembuh dan teman kita yang sudah pergi, diampuni salah dan dosa serta khusnul khotimah," ungkap Andeska.

Dalam acara tersebut juga terkumpul donasi sebanyak Rp104.935.000.

Testimoni 

Eks Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong menceritakan ia mengenal Media Indonesia di era reformasi saat masih bekerja di Republika. Dengan banyak teman liputan di lapangan ia mengenang sat masih bertugas di lapangan.

Kemudian perkenalan formal kepada keluarga Media Indonesia berlanjut pada 2004 ketika ia ditunjuk menjadi kepala biro Metro TV dan Media Indonesia di Surabaya untuk mengurus sirkulasi.

"Ketika menjadi kepala biro mendapat pengalaman yang luar biasa. Lebih formal lagi 2009 ketika menjadi kepala divisi pemberitaan di Jakarta ketika menjadi pemimpin redaksi dan berkenalan dan interaksi intensif dengan Media Indonesia," kata UK, sapaan akrabnya.

Ia merasa Media Indonesia telah memberikan banyak pelajaran karena kariernya sangat lama di Media Indonesia yakni sejak 2009 sampai 2022. 

"Jadi sekolah saya lebih lama di Media Indonesia daripada di tempat kerja lainnya dengan pengalaman yang luar biasa. Kalau tidak di Media Indonesia mungkin saya tidak bisa jadi dirjen Kominfo. Sehingga Media Indonesia membentuk karakter kita," ujar dia.

Ia berharap dengan diselenggarakannya acara Reuni Media Indonesia dapat memanjangkan usia, mengalirkan rezeki, dan dari reuni yang bisa hasilkan untuk membantu Media Indonesia di masa depan. 

"Kondisi media sedang tidak baik-baik saja. Jadi ada sesuatu yang bisa dibuat. Saya sendiri masih berlangganan Media Indonesia 2 eksemplar koran untuk di rumah dan pos satpam. Dan syukur bisa berlangganan e-paper sehingga tidak berhenti di sini," pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya