Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Muhammadiyah Bandung menyelenggarakan sidang senat terbuka dengan agenda tunggal wisuda mahasiswa pada Sabtu (17/12) 2022, di kampusnya di Jalan Soekarno Hatta No 752.
Wisuda kali ini merupakan yang ke-3 sejak Universitas Muhammadiyah Bandung didirikan pada 2016.
Rektor Universitas Muhammadiyah, Prof Herry Suhardiyanto dalam sambutannya mengingatkan para lulusan untuk siap menghadapi tantangan. "Akan banyak tantangan yang saudara hadapi di masyarakat. Dampak kehadiran teknologi informasi dan kemajuan-kemajuan yang signifikan adalah lahirnya interaksi yang semakin intens dalam ruang baru yang disebut ruang digital, yang telah mengubah pola interaksi komunikasi dan cara berpikir."
Rektor mengajak semua lulusan untuk menentukan arah kesarjanaan Transformers, kesarjanaan yang visioner, menginspirasi, mampu beradaptasi dan berpikir terbuka.
Dalam kesempatan yang sama ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Bandung, Prof Dadang Kahmad berpesan, supaya para lulusan tidak cepat berpuas diri dengan jenjang yang didapatkan. "Teruslah belajar baik yang berbentuk formal melalui perkuliahan ataupun yang nonfomal, yaitu di belajar di masyarakat."
Para lulusan, ajak dia, selalu harus mengasah keterampilan baru yang layak dengan tantangan baru yang selalu berkembang. Dalam zaman perkembangan teknologi digital yang pesat seperti sekarang ini akan banyak bermunculan pekerjaan-pekerjaan baru, permasalahan-permasalahan baru yang belum pernah ada sebelumnya.
"Perubahan itu perlu diantisipasi, sehingga kita harus bisa beradaptasi," tandasnya.
Islam Berkemajuan
Setali tiga uang, tokoh Muhammadiyah dan mantan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin, dalam orasi ilmiahnya menyampaikan tema tentang "Meneguhkan Islam berkemajuan untuk mencerahkan kehidupan bangsa".
"Tema ini perlu kita pahami dan kita nyatakan dalam kehidupan nyata. Islam berkemajuan menjadi ciri khas Muhammadiyah. Islam berkemajuan sejatinya adalah wawasan, pikiran dan pemahaman Islam itu sendiri," paparnya.
Islam, lanjutnya, telah lengkap dan tidak perlu memerlukan predikat tambahan. Apalagi predikat itu berhubungan dengan dimensi ruang dan dimensi waktu.
Dimensi ruang seperti Islam Saudi Arabia, Islam Turki karena itu hanya akan mengandung arti penyempitan, hanya akan bersifat reduksionis, mereduksi Islam yang bersifat universal. Dimensi waktu seperti Islam abad ke-7, Islam abad ke-21, juga bersifat reduksionis, yaitu menyempitkan Islam yang sangat luas dan lengkap.
"Islam berkemajuan yang diusung Muhammadiyah harus dipahami sebagai sesuatu yang bersifat temporer, tentatif. Yang kita perlukan saat ini dan kapan-kapan kita ubah. Islam berkemajuan mungkin cocok sekarang karena kehidupan umat Islam berkemunduran, tetapi suatu waktu ketika umat Islam sudah maju, bisa kita ubah dengan watak Islam yang lain, mungkin yang kita butuhkan saat ini," tegasnya. (N-2)
Kementerian Haji dan Umrah menyambut baik fatwa PP Muhammadiyah yang membolehkan penyembelihan dam dilakukan di tanah air dengan syarat tertentu.
PENETAPAN awal bulan Syawal 1447 H dilakukan dengan merujuk pada Keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah tentang Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Usia 62 tahun merupakan momentum penting bagi IMM untuk memperkuat peran gerakan intelektual mahasiswa yang memberi manfaat nyata bagi bangsa.
LEMBAGA Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) tingkat pusat secara resmi melakukan pentasarufan (penyaluran) dana kepada Majelis, Lembaga, dan Organisasi Otonom.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah menyampaikan tujuh poin sikap Muhammadiyah mencermati perkembangan Kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, salah satunya mengecam serangan AS ke Iran
Membaca Al-Quran akan memberikan pengaruh spiritual lebih dalam apabila dilakukan dengan tartil, sesuai perintah dalam Al-Muzammil ayat 4.
Di Kota Bandung, sejumlah masjid besar menjadi rekomendasi bagi masyarakat yang ingin berdiam diri di rumah ibadah untuk beribadah dengan suasana yang nyaman, aman dan kondusif.
favehotel Hyper Square Bandung menawarkan pengalaman menginap nyaman saat Lebaran dengan fasilitas modern, lokasi strategis, dan sajian kuliner di Lime Coffee Shop.
Meski antrean terlihat panjang, suasana terlihat tertib. Warga datang sesuai jadwal yang sudah mereka “rebutkan” sebelumnya melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia (BI).
de Braga by ARTOTEL menghadirkan program buka puasa “A Wishful Ramadan” dengan konsep all you can eat menu Nusantara di suasana heritage Jalan Braga, Bandung.
Program Bazar Murah dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 6 Maret 2026 dan menyasar 15 kecamatan di Kota Bandung.
Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan berbasis komunitas di tingkat RW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved