Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSIAPKAN masa liburan akhir tahun dengan sejumlah kebijakan yang tepat, di tengah beragam potensi bencana yang dipicu cuaca ekstrem dan kondisi alam serta ancaman penularan covid-19 yang belum reda. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis, Selasa (6/12).
"Kawasan wisata terutama yang berkaitan dengan wisata alam, harus benar-benar mengedepankan keselamatan para pengunjung dengan memastikan sarana dan prasarana di kawasan yang dikelolanya terjamin keamanannya," kata Lestari.
Salah satu online travel agent di Indonesia, pertengahan November lalu, mengungkapkan terjadi peningkatan pemesanan akomodasi 28 kali lipat untuk liburan akhir tahun jika dibandingkan dengan kuartal III tahun ini.
Baca juga: Sambut Liburan Akhir Tahun Ke Luar Negeri, Dua Perusahaan Kolaborasi
Adapun 10 kota dengan transaksi akomodasi terbesar adalah Malang, Bandung, Yogyakarta, Jakarta, Bali, Semarang, Surabaya, Bogor, Solo, dan Banjarmasin.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat potensi mobilitas pergerakan masyarakat saat periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 diprediksi mencapai 60,6 juta orang.
Menurut Lestari, peningkatan minat masyarakat untuk berlibur di akhir tahun itu cukup menggembirakan di tengah upaya sektor pariwisata nasional untuk bangkit.
Pergerakan puluhan juta orang, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, berpotensi mendorong roda perekonomian secara nasional.
Di sisi lain, ujar Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, antusiasme masyarakat itu harus disikapi para pengelola kawasan wisata dan pemerintah daerah dengan persiapan yang matang.
Rerie sangat berharap kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan sejumlah kondisi lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana harus benar-benar diantisipasi dengan baik.
Selain itu, tambah Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, konsistensi dalam mencegah penyebaran covid-19 juga harus dilakukan, mengingat penularan varian baru masih menunjukkan peningkatan kasus.
Semua pihak, ujar Rerie, baik para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah serta masyarakat harus mampu memanfaatkan peluang yang ada diiringi dengan kesiapan yang mumpuni dalam mengantisipasi ancaman bencana alam dan mencegah penularan covid-19 daerah masing-masing. (RO/OL-1)
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Langkah penambahan keterampilan baru pada peserta didik harus konsisten direalisasikan sebagai bagian dari sistem pendidikan yang adaptif.
ANGGOTA Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, menilai perayaan Imlek merupakan momentum strategis untuk mengakselerasi proses pembangunan.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menghadiri pembukaan pameran lukisan bertema “LOVE” karya Sonja Irawaty di Jakarta untuk membangkitkan semangat dan kepedulian.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendorong percepatan akses bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat berperan aktif dalam setiap tahapan pembangunan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved