Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENDIKBUDRISTEK telah meluncurkan Merdeka Belajar Episode Ketiga tentang perubahan mekanisme penyaluran dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Kebijakan ini merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar yang berfokus pada meningkatkan fleksibilitas dan otonomi bagi para kepala sekolah untuk menggunakan dana BOS sesuai kebutuhan sekolah. Namun, hal ini diikuti dengan pengetatan pelaporan penggunaan dana BOS agar menjadi lebih transparan dan akuntabel.
Saat ini, dana BOS yang merupakan pendanaan biaya operasional bagi sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) nonfisik, proses penyalurannya dipercepat dari Kementerian Keuangan langsung ke rekening sekolah. Sebelumnya, penyaluran harus melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi. Saat ini, tahapan penyaluran dilaksanakan tiga kali setiap tahun, dari sebelumnya empat kali per tahun. Kebijakan ini diambil guna membantu mengurangi beban administrasi Pemerintah Daerah (Pemda).
Untuk mengetahui pelaksanaan penggunaan dana BOS, beberapa waktu lalu Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbudristek meninjau langsung ke sejumlah sekolah di Kota Cirebon, Jawa Barat. Dari tiga sekolah yang dikunjungi yakni SMPN 7 , SMPN 12 dan SDN 4 Kebon Baru mengakui penyaluran dana BOS yang dikirimkan langsung ke rekening sekolah serta fleksibilitas penggunaannya membawa manfaat dan keunggulan ketiga sekolah tersebut.
Namun diakui ada sedikit hambatan dalam pencairan yang terkadang ada keterlambatan. Sehingga diharapkan ke depan penyalurannya lebih optimal dan lebih tepat waktu.
Kepala Sekolah SMPN 12 Cirebon, Iis Nuraeni, mengutarakan dana BOS yang fleksibel membantu sekolah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Iis mencontohkan pada praktik Kurikulum Merdeka dibutuhkan alat-alat. "Agar tidak terlalu membebani orang tua, kami menggunakan dana BOS untuk membeli peralatannya,” ujarnya saat menerima tim BKHM Kemendikbudristek.
Kelebihan lainnya, lanjut Iis, dana BOS saat ini tidak mematok secara spesifik penggunaannya sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah masing-masing. Kelebihan lainnya, Iis mencontohkan, guru honorer sebanyak 13 orang, di sekolahnya dapat dibayarkan dengan dana bos ini.
Hal senada diungkapkan Kepsek SMPN 7 Kota Cirebon, Euis Nurhayati. Ia mengakui efektivitas penggunaan dana BOS yang lebih fleksibel di Merdeka Belajar. Dengan jumlah murid 1000 orang pihaknya memanfaatkan BOS membangun sarana untuk anak-anak belajar nyaman juga menggaji guru honorer. "Kami berharap pencairan dana BOS tidak terlambat lagi," jelasnya.
Pada bagian lain, Kepsek SDN 4 Kebon Baru Sri Asih mengakui manfaat efektivitas BOS di Merdeka Belajar yang lebih fleksibel. Ia mengatakan dana BOS digunakan untuk peningkatan kompetensi guru, workshop, menggaji guru honorer, dan lain lain.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kebudayaan Kota Cirebon, Icip Suryadi dan Kepala Bidang Kurikulum Lili mengatakan efektivitas dana BOS di Merdeka Belajar sangat membantu kegiatan pendidikan di Kota Cirebon. Apalagi, akibat pandemi Covid-19, BOS Daerah oleh pemerintah daerah terhenti. (RO/OL-15)
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Menjawab pertanyaan silang dari Nadiem Anwar Makarim di persidangan, mantan Dirjen PAUD Dikdasmen Hamid Muhammad menegaskan pandangannya tentang integritas mantan atasannya tersebut.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Sidang kasus dugaan korupsi di Kemendikbudristek Kembali bergulir, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/1).
Laman resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yakni https://pip.kemendikbudristek.com/ merupakan portal informasi resmi.
DUNIA pendidikan tengah sakit. Gejalanya bukan hanya kesenjangan dan kualitas yang timpang, melainkan juga kegagalan mendasar: ia tidak lagi relevan dengan denyut nadi kehidupan.
Guru kelas 1 UPTD SDN Sawah 01, Mulyani, mengungkapkan dirinya telah mengabdikan diri mengajar di sekolah tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Di sektor pendidikan, BenQ fokus mendukung metode Bring Your Own Device (BYOD) yang memungkinkan integrasi perangkat pribadi siswa ke dalam ekosistem digital sekolah secara aman.
pemerintah perlu refleksi dan berkolaborasi untuk menjamin hak serta memberikan kesejahteraan bagi warga negara. Hal itu ia katakan merespons kasus anak SD yang bunuh diri di NTT.
Disiplin belajar, pengelolaan waktu, dan membantu orang tua disebutnya sebagai fondasi karakter.
Wali Kota Tangerang menginstruksikan pembenahan total pada bangunan SD dan SMP Negeri agar memenuhi standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved