Rabu 23 November 2022, 21:35 WIB

Sandiga Uno Beri Apresiasi Sineas Bali dan NTB di Festival Film Bulanan

mediaindonesia.com | Humaniora
Sandiga Uno Beri Apresiasi Sineas Bali dan NTB di Festival Film Bulanan

Ist
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, mengumumkan dua film terpilih asal Kota Denpasar, Bali dan Kota Mataram, NTB.

 

FESTIVAL Film Bulanan periode November telah usai digelar. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengumumkan dua film terpilih asal Kota Denpasar, Bali dan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

“Kami ucapkan selamat untuk film Merajut Selamat Tinggal karya Sutradara Intan Khairunnisa dan film Maulid Adat Bayan karya Muhammad Jaya Laksana, kalian berhak maju sebagai nominasi di Malam Anugerah Festival Film Bulanan nanti,” ujar Sandiaga Uno, Rabu (23/11) dalam keterangan tertulisnya.

Sandiaga mengaku senang dengan semangat pantang menyerah sineas dari Indonesia Timur, pasalnya dengan keterbatasan akses dan fasilitas, mereka tetap semangat memproduksi film.

"Saya senang sekali, di tengah keterbatasan, mereka bukan hanya membuat film untuk diri mereka sendiri. Tapi, juga mengangkat tradisi dan kearifan lokal dari daerah masing-masing," tutur Sandiaga.

Baca juga: Sandiaga: Rangkaian KTT G20 Kerek Perekonomian Bali

Bagi kedua film terpilih mendapat apresiasi dari Kemenparekraf di antaranya sertifikat, suvenir, dan penayangan poster film di sejumlah area gedung Kemenparekraf sebagai bagian dari ekshibisi.

Selain itu, film terpilih juga akan ditayangkan secara premier di kanal YouTube Kemenparekraf selama satu bulan.

Proses kurasi dilakukan oleh 4 orang kurator yaitu Mohamad Ariansah, Rahabi Mandra, Damas Cendekia, dan Batara Goempar.

Para kurator memilih berdasarkan 3 kriteria utama dalam penilaian, yaitu orisinalitas gagasan atau ide, cara bercerita dalam film pendek, dan kualitas teknik.

Kedua film yang terpilih di Festival Film Bulanan lokus 4, "Merajut Selamat Tinggal" dan "Maulid Adat Bayan" memiliki pendekatan yang berbeda.

Film "Merajut Selamat Tinggal" memfokuskan teknis sinematografi yang bervariasi untuk menekankan masalah dalam ceritanya, sementara film "Maulid Adat Bayan" berusaha menampilkan keindahan tradisi ritual perayaan agama.

Melihat ragamnya film-film yang meramaikan Festival Film Bulanan lokus 4 kali ini, Sandiaga Uno turut bangga terhadap para sineas yang telah berpartisipasi di Festival Film Bulanan.

“Sangat menyenangkan sekaligus bangga melihat teman-teman yang ikut meramaikan Festival Film Bulanan. Saya lihat semua semangat dan antusias dengan festival ini,” kata Sandiaga.

Sandiaga juga berpesan kepada para peserta agar terus berkreativitas dan jangan pernah berhenti belajar.

“Gali kreativitas dan terus belajar dari pengalaman. Saya percaya teman-teman akan menjadi sineas kebanggaan dan menghasilkan karya yang luar biasa,” tutup Sandiaga. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist

Akademisi: Lawan Narasi Khilafah dengan Konsep Rahmatan Lil Alamin

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 November 2022, 23:17 WIB
Menurut dia, penerapan sistem kekhilafahan menurutnya bukanlah solusi mutlak sebagaimana yang dipromosikan termasuk dalam hal...
MI/BAYU ANGGORO

Duta Besar Tiongkok Untuk Indonesia Dorong PPID Berperan Menjadi Bangsa Pemenang

👤Bayu Anggoro 🕔Sabtu 26 November 2022, 22:25 WIB
Lu Kang mengimbau para mahasiswa untuk terus menggalakkan serta menyuarakan pembangunan Indonesia yang...
Dok BMP

Bunda Merah Putih Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa  

👤Media Indonesia 🕔Sabtu 26 November 2022, 22:20 WIB
GERAKAN kemanusiaan dalam membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaksanakan Bunda Merah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya