Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT ini bangsa Indonesia sedang dihadapkan pada tantangan keberagaman dan perbedaan keyakinan di antara masyarakat. Sikap dan perilaku beragama yang ekstrem dengan tidak menghargai dan mengabaikan martabat manusia masih sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari.
Staf Ahli Menteri Agama Bidan Hukum dan HAM, Abu Rokhmad, menyampaikan itu dalam Seminar Peningkatan Kapasitas Moderasi Beragama Bagi Guru PAI dengan tema Membangun Harmoni Memajukan Negeri, Senin (3/10). Abu melanjutkan keadaan ini diperparah dengan berkembangnya klaim kebenaran oleh sekelompok orang yang bersumber dari tafsir agama.
"Kelompok ini sering mengeklaim bahwa pendapat mereka yang paling benar dan mereka cenderung menolak perbedaan. Padahal kita tahu bahwa perbedaan ialah anugerah yang luar biasa dari Allah SWT," lanjutnya dalam acara yang digelar Direktorat Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama itu.
Oleh karena itu, Abu mengingatkan kepada seluruh pihak untuk mewaspadai keberadaan kelompok ini. "Tentu kita semua harus mewaspadai keberadaan kelompok ini demi persatuan dan kesatuan NKRI," tuturnya.
Direktur Pendidikan Agama Islam, Amrullah, menerangkan pemahaman keagamaan yang ekstrem biasanya muncul pada saat masih di bangku sekolah. "Ya tentu, pemahaman ini biasanya sudah ada sejak mereka masih SMA/MA. Karenanya, para guru perlu mewaspadai hal itu," ungkap Amrullah.
Menurutnya, guru PAI memiliki peranan yang sangat penting untuk menangkal pemahaman keagamaan yang ekstrem dan selalu mengampanyekan Islam moderat di lingkungan sekolah. "Kami berharap guru PAI menjadi garda terdepan dalam mensyiarkan moderasi beragama di sekolah," pungkasnya. (OL-14)
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) mengungkap hasil Asesmen Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2025 yang menunjukkan tantangan serius pada kompetensi literasi Al-Qur’an guru PAI SD.
DIREKTUR Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Amin Suyitno menyampaikan bahwa literasi Al-Qur’an akan menjadi syarat rekrutmen guru PAI.
DIREKTORAT Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama RI mengukuhkan posisi pendidikan agama sebagai pilar strategis dalam pembangunan karakter nasional sepanjang tahun 2025.
SISWA-SISWA kelas XII pasti mempelajari materi Pendidikan Agama Islam (PAI) & Budi Pekerti. Ada 10 bab dalam PAI kelas 12.
MATERI Pendidikan Agama Islam (PAI) & Budi Pekerti Kelas XI sekolah menengah atas (SMA) terdiri dari 10 bab. Pelajaran PAI kelas 10 mulai dari berpikir kritis sampai Ulul Azmi.
MATERI Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) & Budi Pekerti diajarkan kepada para siswa kelas X sekolah menengah atas (SMA)/MA. Ada 10 bab yang akan dipelajari siswa kelas 10.
SIMULASI Al-Qur’an bahasa isyarat Indonesia menarik perhatian pengunjung Paviliun Indonesia pada ajang Cairo International Book Fair (CIBF) ke-57 di Kairo, Mesir.
Terkait rekrutmen guru non-ASN, Kamaruddin menekankan pentingnya koordinasi sejak awal dalam proses pengangkatan guru madrasah swasta maupun guru agama di sekolah.
Budi tidak bisa memerinci progres penghitungan kerugian negara. Sebab, data itu masuk ranah auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Nasaruddin meminta BMBPSDM untuk lebih peka terhadap dinamika sosial-keagamaan, mulai dari isu ekonomi umat hingga ketahanan keluarga.
Abidin juga meminta Kemenag segera membenahi validitas data guru madrasah, baik melalui mekanisme PPPK, ASN, maupun inpassing.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) dan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) mengampanyekan pentingnya pencatatan pernikahan kepada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved