Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA menjadi salah satu negara dengan kecakapan bahasa Inggris terendah.
Tercatat pada laporan EF EPI tahun 2021, Indonesia masih menempati posisi 80 dari 112 negara dengan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. Diperlukan tindakan nyata untuk mengubah hasil ini.
Terlebih lagi, banyak sekali destinasi pariwisata baru di Indonesia yang patut diperkenalkan ke dunia. Karenanya, bahasa Inggris sangat diperlukan untuk bisa membantu mengembangkan industri tersebut.
Lantas, bagaimana cara terbaik yang dapat dilakukan? Peningkatan minat bahasa Inggris pada anak-anak adalah salah satunya.
Menurut salah satu penelitian, anak-anak berusia dini cenderung dapat menyerap bahasa dengan lebih mudah, terutama jika dilakukan dengan metode yang efektif dan menyenangkan.
Berangkat dari ide tersebut, EF Kids and Teens kembali menawarkan pengalaman unik belajar bahasa Inggris untuk anak-anak. Seperti apa kegiatan yang digagaskan?
“Sebagai salah satu usaha kami untuk meningkatkan minat belajar pada anak dan remaja, bersama dengan Bluebird, kami memperkenalkan EF Mobile–sebuah program untuk memperkenalkan kelas kami yang sudah terbukti efektif dan menyenangkan,” terang Erditya Arfah, Marketing Director dari EF Kids and Teens Indonesia dalam keterangan pers, Sabtu (17/9)
“Semoga dengan kelas pengenalan bahasa Inggris melalui EF Mobile, anak-anak bisa mulai mencintai proses belajar bahasa Inggris. Hal ini merupakan komitmen kami untuk terus berinovasi agar bisa memberikan pengalaman belajar unik bagi anak.”
Dalam EF Mobile, anak-anak akan diajak untuk menaiki sebuah bus Bigbird persembahan dari PT Blue Bird Tbk.
Mereka akan dipandu oleh guru-guru berpengalaman dari EF Kids and Teens dan mengikuti pembelajaran ala kelas EF. Materi yang disampaikan juga telah disesuaikan dengan kelompok usia mereka dan bersifat interaktif.
Chief Marketing Officer PT Bluebird Tbk, Mediko Azwar, menyatakan bahwa kolaborasi dengan EF Kids and Teens merupakan bentuk nyata realisasi inisiatif BlueLife yang merupakan salah satu dari tiga pilar Visi Keberlanjutan Bluebird.
"Inisiatif ini berisikan komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada perbaikan kualitas kehidupan sosial," katanya.
Hal ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dari United Nations (UN) nomor empat yang menerangkan kualitas pendidikan.
“Sesuai dengan Visi Keberlanjutan Perusahaan yang telah diluncurkan pada April lalu, Bluebird dengan bangga mendukung peningkatan kecakapan bahasa asing yang diharapkan dapat berkontribusi pada kehidupan anak-anak di masa mendatang untuk menggapai cita-cita mereka," jelas Mediko.
"Kami senang dapat memberikan kenyamanan dalam belajar melalui armada Bigbird dengan berbagai fasilitas yang dapat mendukung proses pembelajaran peserta EF Mobile,” kata Mediko.
EF Mobile sendiri akan beroperasi selama 25 hari sejak tanggal 5 September sampai 30 September di daerah Jabodetabek dan Bandung. Bus ini akan mengunjungi sekitar 80 TK dan SD serta fasilitas umum seperti tempat perbelanjaan.
Diperkirakan, pengalaman belajar di EF Mobile akan dirasakan oleh kurang lebih 2000 murid di area Jabodetabek dan Bandung. Terlebih lagi kegiatan ini gratis bagi mereka yang telah terdaftar untuk berpartisipasi.
“Aktivitas yang menyenangkan tersebut hendaknya menjadi motivasi bagi para peserta bahwa belajar dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Harapannya kegiatan ini juga dapat menumbuhkan minat anak-anak berusia dini dalam belajar bahasa Inggris di masa depan,” tutup Erditya kemudian. (RO/OL-09)
Lionel Messi menyadari bahwa keterbatasan bahasa ini berdampak signifikan pada kehidupan sehari-harinya, terutama saat ia harus membangun relasi dengan berbagai kalangan internasional.
Berikut adalah empat strategi sederhana namun efektif yang dirancang untuk meningkatkan kelancaran dan kepercayaan diri Anda dalam berbicara bahasa Inggris.
BAGAIMANA rasanya memahami sebuah bahasa, tetapi enggan menggunakannya?
TINGKAT kecemasan dalam berbicara bahasa Inggris di kalangan pelajar dan mahasiswa Indonesia menunjukkan angka yang signifikan, menegaskan bahwa hambatan terbesar dalam belajar bahasa
KETERLIBATAN orangtua untuk membangun ekosistem pembelajaran, khususnya bahasa Inggris, yang sesuai dengan kebutuhan keluarga masa kini dinilai penting.
Indonesia masih tertahan di peringkat 80 dari 116 negara dunia, masuk dalam kategori Low Proficiency (kemampuan rendah) bahasa Inggris.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved