Kamis 01 September 2022, 12:03 WIB

Kemenkominfo Gelar Webinar Bijak Bermedia Sosial

Mediaindonesia.com | Humaniora
Kemenkominfo Gelar Webinar Bijak Bermedia Sosial

Dok MI
Webinar "Ngobrol Bareng Legislator" yang bertema “Bijak Bermedia Sosial”.

 

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) menyelenggarakan webinar "Ngobrol Bareng Legislator" yang bertema “Bijak Bermedia Sosial”. 

Webinar ini menghadirkan tiga narasumber yaitu, Dirjen Aptika Kominfo Samuel Abrijani Pangerapan, anggota Komisi I DPR Lodewijk F. Paulus dan Pimpinan Redaksi Tribun Lampung Ridwan Hardiansyah.

Lodewijk mengatakan, dewasa ini, penggunaan teknologi semakin marak dan canggih. Berdasarkan survei AJIII terkait penetrasi pengguna internet 2019-2020, terdapat 196,71 juta jiwa pengguna internet dari total seluruh penduduk sebanyak 266,91 juta jiwa. 

Pengguna internet di Indonesia ini didominasi oleh generasi muda dengan rentang usia 20-24 tahun dan 25-29 tahun yang mempunyai angka penetrasi hingga lebih dari 80%. 

“Pengguna internet lebih banyak anak muda karena anak muda lebih melek teknologi daripada generasi sebelumnya," tutur Lodewijk

Sementara, dari jumlah pengguna internet di Indonesia sebanyak 204,7 juta jiwa, sebanyak 68,9% diantaranya adalah pengguna internet untuk mengakses media sosial.

Lodewijk mengibaratkan media sosial ebagai pedang bermata dua karena memiliki dua sisi dari setiap aspeknya. Di satu sisi, media sosial membuka akses yang lebih inklusif untuk bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi, pendidikan, pengetahuan, kesempatan berbisnis, dan juga memudahkan pencarian pekerjaan. Namun, banyak sekali konten negatif yang mudah menyebar seperti pornografi, hoaks, ujaran kebencian, fitnah, perjudian dan provokasi SARA. 


Guna meminimalisasi terjadinya hal-hal negatif dalam bermedia sosial, Ridwan juga menuturkan bahwa masyarakat setidaknya memenuhi tiga prinsip bijak bermedia sosial. "Mematuhi pedoman komunitas, sering bantu share, menjaga etika. Selain itu, media sendiri memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan media sosial yang sehat, tidak hanya pengguna lho” Kata Ridwan. 

Menurutnya, media harus menyebarkan informasi yang baik dan benar serta melakukan verifikasi berita atau fact checker sebelum mengunggah berita.

Antusiasme dari acara ini diharapkan akan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak dan benar. Melalui lingkup paling kecil yaitu keluarga hingga pertemanan. Semua orang berperan untuk menciptakan lingkungan media sosial yang lebih sehat. (OL-8)

Baca Juga

BPMI SETPRES/RUSMAN

NU-India Berdiskusi Atasi Ancaman terhadap Umat Minoritas India

👤Henri Siagian 🕔Minggu 25 September 2022, 01:12 WIB
NU, kata Gus Yahya, mendorong setiap orang yang beriktikad baik dari setiap agama dan bangsa untuk rnenolak penggunaan identitas sebagai...
Antara

NU Circle Duga Karut Marut RUU Sisdiknas karena Tim Bayangan Kemendikbud

👤Naufal Zuhdi 🕔Minggu 25 September 2022, 00:15 WIB
Masyarakat profesional santri Perkumpulan Nusantara Utama Cita (NU Circle) mencurigai karut marut berbagai kebijakan pendidikan karena ulah...
Istimewa

Kemenkes: Kasus DBD Melonjak karena Musim Pancaroba, Gencarkan Pencegahan

👤Naufal Zuhdi 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:50 WIB
KASUS demam berdarah (DB) di Indonesia melonjak karena berlangsungnya peralihan musim dari musim kemarau ke musim penghujan atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya