Rabu 31 Agustus 2022, 20:28 WIB

Cegah Radikalisme, Mahasiswa Harus Dibekali Moderasi Beragama

mediaindonesia.com | Humaniora
Cegah Radikalisme, Mahasiswa Harus Dibekali Moderasi Beragama

Ist
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar saat menyampaikan kuliah umum di hadapan mahasiswa UIN Sumatra Utara, Selasa (30/8).

 

BADAN Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menekankan pentingnya transformasi moderasi beragama kepada para mahasiswa dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal dan aksi terorisme yang kerap disebarkan melalui media sosial.

"Transformasi moderasi beragama penting sebagai salah satu vaksin untuk menghadapi virus radikal terorisme yang penyebarannya ramai melalui dunia maya," kata Kepala BNPT Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar seperti dilansir Antara di Jakarta, Rabu (31/8).

Hal itu ia sampaikan di hadapan sivitas akademika termasuk 5.883 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatra Utara, Selasa (30/8).

Menurut Boy Rafli, moderasi beragama penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, kelompok terorisme melakukan propaganda yang berusaha memecah belah masyarakat. Oleh karena itu, nilai toleransi dan karakter keindonesiaan harus dibangun pada generasi muda.


Baca juga: Wapres Minta Kekerasan di Pesantren Diakhiri


Selain memberikan pemahaman tentang upaya-upaya yang bisa dilakukan dalam mencegah terorisme dan paham radikal, Kepala BNPT juga mengajak seluruh sivitas akademika UIN Sumut mendeklarasikan diri menjadi relawan moderasi beragama BNPT.

Mantan Kadiv Humas Polri ini menekankan propaganda intoleransi, radikalisme dan terorisme yang kerap mengatasnamakan agama berpotensi menciptakan polarisasi di masyarakat. Sehingga penting bagi generasi muda untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai moderasi beragama.

Di samping itu, Boy Rafli juga melihat pentingnya kemampuan literasi digital dalam menangkal radikalisme terorisme di dunia maya. Oleh sebab itu, UIN Sumut harus menjadi pengguna media sosial yang bijak.

"Literasi digital harus jadi ilmu pengetahuan umum di UIN karena hari ini semuanya ada di media sosial," kata dia.

Namun, para generasi muda harus tetap sadar dalam menggunakannya. Penting bagi siapa saja jangan jadi bagian yang mengirim pesan misinformasi apalagi bernada kebencian karena itu benih intoleransi yang menyuburkan aksi kekerasan atau terorisme, jelas dia. (Ant/OL-16)

Baca Juga

ANTARA/Zabur Karuru

Pengamanan Perempuan dan Anak dalam Tragedi Kanjuruhan Disorot

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 19:27 WIB
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyebut sedikitnya ada 17 anak yang meninggal dan tujuh anak mengalami...
Antara

Festival Sains dan Bahasa 2023 Kembali Hadir

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 15:41 WIB
Pendaftaran FSB 2023 dibuka mulai 1 Oktober 2022. Pengumuman finalis pada 23 Desember...
ANTARA

Menteri PPPA: Gunakan Batik di Berbagai Kesempatan Hingga Lestari

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 15:09 WIB
Bintang Puspayoga menambahkan batik merupakan warisan budaya Indonesia yang diakui secara nasional dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya