Selasa 16 Agustus 2022, 13:22 WIB

Rambut Rontok 60-100 Helai per Hari, Saatnya Konsultasi ke Dokter

mediaindonesia.com | Humaniora
Rambut Rontok 60-100 Helai per Hari, Saatnya Konsultasi ke Dokter

Ist
Webinar tentang kerontokan rambut dan care mengatasinya bersama Dokter ahli transplantasi rambut dr. Cintawati Farmanina, Mbio (AAM).

 

Di seluruh dunia, sekitar 60% pria dan 50% wanita mengalami beberapa bentuk kerontokan rambut sehingga membutuhkan penanganan khusus, seperti perawatan plasma darah (PRP – Platelet Rich Plasma) dan transplantasi rambut.

Kedua perawatan tersebut harus dilakukan oleh dokter ahli bersertifikasi internasional seperti dr. Farmanina, Mbio (AAM).

Dalam rangka Hair Loss Awareness Month yang diadakan setiap bulan Agustus untuk mengedukasi masyarakat tentang rambut dan dampak kerontokan rambut, dr. Cintawati Farmanina bersama Farmanina Aesthetic & Hair Clinic mengadakan rangkaian edukasi seputar kerontokan rambut dan penanganannya dengan PRP dan transplantasi rambut, serta berbagai promo menarik di Farmanina Aesthetic & Hair Clinic.

Dokter ahli transplantasi rambut dr. Cintawati Farmanina, Mbio (AAM), mengatakan, “Rambut rontok seringkali menjadi masalah yang nyata pada setiap orang tapi kurang dibicarakan karena adanya stigma yang mengakibatkan dampak emosional dan sosial yang mendalam."

"Padahal, rambut merupakan aspek penting dari penampilan manusia dan memiliki dampak signifikan pada daya tarik dan kepercayaan diri seseorang," kata dr. Farmanina dalam keterangan, Selasa (16/8).

Berdasarkan penelitian, satu dari enam orang akan merasa tidak nyaman melakukan kontak fisik dengan seseorang yang mengalami kebotakan atau kerontokan rambut.

Maka dari itu, Farmanina Aesthetic & Hair Clinic mendukung Hair Loss Awareness Month di Indonesia agar semakin banyak pasien yang mendapatkan bantuan, dukungan dan pengobatan rambut rontok.”

"Secara umum, seseorang kehilangan 60 hingga 100 helai rambut per hari. Bila jumlahnya di atas rata-rata, maka perlu melakukan konsultasi dengan ahlinya untuk mendapatkan diagnosa dan perawatan yang lengkap," jelas dr.Farmanina.

Rambut rontok mempengaruhi pria dan wanita dari segala usia, dan banyak orang merasa sulit untuk berbicara atau mencari bantuan. 

Khusus untuk pria, kebotakan pola (androgenetic alopecia) yang disebabkan oleh faktor genetik menyumbang lebih dari 95% kerontokan rambut.

Menurut American Hair Loss Association, sekitar 25% pria mulai kehilangan rambut mereka sebelum usia 21 tahun. Pada usia 35, sekitar 66% pria akan mengalami beberapa tingkat kerontokan rambut.

Baca juga: Sering Gonta Ganti Warna Rambut, Ini Dampak yang Dialami Lisa Blackpink

Pada usia 50, sekitar 85% pria akan memiliki rambut yang jauh lebih tipis.

Sementara pada wanita, kerontokan rambut lebih sering terjadi karena pengaruh hormonal, seperti menyusui, faktor usia dan menopause, serta gaya hidup tidak sehat pada rambut seperti terlalu sering di cat, atau memakai hijab dan menyisir di saat rambut basah.

dr. Farmanina, Mbio (AAM) menambahkan, “Perawatan PRP dan Transplantasi rambut menjadi pilihan terbaik untuk membantu orang mendapatkan kembali kepadatan, cakupan, dan kesehatan rambut dan kulit kepala. PRP merupakan perawatan yang mengolah dan memisahkan darah dan plasma darah pasien itu sendiri."

Setelah itu, plasma darah disuntikkan ke kulit kepala untuk mengatur pertumbuhan rambut yang lebih cepat, lebih panjang, dan tidak mudah rontok.

Dalam perawatan PRP juga ditambahkan nutrisi untuk rambut seperti vitamin D, biotin, dan zink untuk memaksimalkan pertumbuhan rambut.

"Untuk kasus lain dengan kebotakan yang lebih luas, maka transplantasi rambut merupakan jalan terbaik,” jelasnya.

Transplantasi rambut merupakan proses yang harus dilakukan oleh dokter ahli dan berpengalaman seperti dr. Farmanina, hair expert bersertifikat internasional, yang menggunakan teknologi DHI (Direct Hair Implant).

Metode DHI merupakan metode transplantasi rambut terbaik dunia yang memiliki tingkat keberhasilan hingga 97% dengan hasil rambut yang lebih natural, estetik dan sesuai dengan keinginan pasien.

Dalam metode DHI, kedalaman dan arah penanaman terukur sehingga memberikan angle yang baik.

Satriyo Yudi Wahono (Piyu), pasien transplantasi rambut dan musisi mengatakan, “Selama ini masyarakat mengenal saya dengan rambut saya yang gondrong."

"Namun beberapa tahun terakhir, saya lebih banyak berpenampilan dengan rambut pendek yang ditutupi topi karena rambut saya yang perlahan mulai rontok dan menipis," katanya.

"Hal tersebut membuat saya kehilangan karakter sebagai musisi sehingga saya memutuskan untuk melakukan transplantasi rambut untuk mengembalikan kepercayaan diri dan karakter saya sebagai musisi yang gondrong,” papar Piyu.

Caesar Gunawan, pasien transplantasi rambut dan presenter televisi dan penyiar Radio mengatakan, “Alasan saya melakukan transplantasi rambut adalah karena perubahan rambut yang terasa berbeda secara signifikan dalam kurun waktu sekitar 5 - 7 tahun ke belakang"

"Rambut saya yang kian menipis dan garis rambut yang semakin terlihat mundur. Hal itu membuat saya menjadi tidak percaya diri, terutama saat melakukan kegiatan sehari-hari yang mengharuskan tampil di depan umum dan layar kaca," ucap Caesar.

"Maka dari itu saya memutuskan untuk transplantasi rambut di Farmanina Aesthetic & Hair Clinic. Dengan hasil yang memuaskan seperti ini, saya merasa dilahirkan kembali dengan kondisi rambut seperti beberapa tahun sebelumnya," ucap Caesar.

"Untuk mendukung Hair Loss Awareness Month, Farmanina Aesthetic & Hair Clinic juga menyediakan diskon hingga 20% untuk transplantasi rambut. Informasi lebih lanjut silakan kunjungi website https://farmaninaclinic.com/ atau Instagram @farmaninaclinic," ujar dr.Farmina. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist

Mahasiswa ITB dan ITS Juarai Writing Competition Djarum Beasiswa Plus

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 21:41 WIB
Mahasiswa ITB Andi Ameera Sayaka Cakravastia dan mahasiswa ITS Najla Rasikha Putri Harza meriah juara pertama Writing...
Antara/HO/Yudha.

Penyembuhan Lebih Cepat pada Operasi Jantung dengan Sayatan Kecil

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 21:30 WIB
Prosedur ini juga dapat menjadi pilihan bagi pasien yang memiliki risiko tinggi, seperti karena usia atau riwayat medis...
Ist

Kemenag: Pengadilan Agama Tidak Sahkan Pernikahan Beda Agama

👤Widhoroso 🕔Kamis 29 September 2022, 21:21 WIB
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menegaskan pengadilan agama tidak mengesahkan pernikahan beda...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya