Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA tahun belakangan, kopi menjadi tren di kalangan masyarakat. Selain menjadi minuman favorit, kopi juga memiliki nilai yang mumpuni sebagai investasi akibat banyaknya macam biji kopi dengan cita rasa yang beragam.
Hal itu membuat perkembangan industri kopi meningkat pesat di dunia F&B. Bahkan, eksistensi bisnis kopi diprediksi akan terus meningkat setiap tahunnya.
Baca juga: Kopi Tahlil Minuman Khas Pekalongan Bisa Dicoba Tanpa Tahlilan
Baca juga: Oh, Ternyata ini yang Membuat Kopi Indonesia Begitu Istimewa
Dalam bisnis di industri kopi, tak hanya petani dan pengusaha kopi yang berpengaruh. Sebagai peracik yang akan menyajikan langsung produk dari hasil biji kopi ke pelanggan, barista menjadi penentu kenikmatan sebuah kopi. Maka itu, banyak pengusaha kedai kopi berlomba-lomba mecari barista terbaik. Tak hanya itu, profesi barista kini menjadi pekerjaan yang banyak diminati.
“Menjadi barista harus memiliki pengetahuan dari produk-produk yang dijual atau disajikan. Selain itu, barista juga harus melayani pelanggan dengan hati yang tulus dan professional,” jelas Harry Stiadi, Co-Founder Barista Indonesia dalam kompetisi Yoeeh Brewers Cup 2022 di Jakarta Barat, Minggu (14/8).
Proses brewing penentu nikmatnya kopi
Untuk membantu melatih profesi barista yang menjadi ujung tombak sebuah usaha kedai kopi dan kafe, kini ada banyak kompetisi-kompetisi yang dibuat, misalnya seperti kompetisi brewing.
“Proses brewing banyak sekali variabelnya mulai dari grind size, rasio air, suhu air, hingga time of brewing. Bahkan, setiap orang memiliki perbedaan pada saat proses brewing. Dengan adanya kompetisi brewing, tentu saja untuk membantu seorang barista dalam memaksimalkan potensi dan karakter dari rasa kopi yang mereka buat.” ujar Harry.
Melalui Yoeeh Brewers Cup 2022, kompetisi ini merangkul seluruh barista untuk meningkatkan kemampuannya, juga memperebutkan hadiah total uang tunai sebesar 15 juta, mesin kopi, serta diberikan modal usaha.
“Kegiatan ini ditujukan untuk mengasah skill barista dari seluruh kedai kopi dan UMKM yang ada di Jakarta. Karena biasanya, banyak barista yang bertekad untuk mengikuti kompetisi lebih besar hingga skala internasional. Peran kami di sini, untuk membantu barista-barista mencapai tujuan tersebut.” jelas Raka Mantik Wicksono, Penyelenggara Yoeeh Brewers Cup 2022.
“Sebanyak 72 pendaftar yang akan berkompetisi, tapi hanya akan ada 10 barista dengan racikan kopi terbaik yang akan membawa pulang beragam hadiah seperti uang tunai, mesin kopi, hingga modal usaha senilai ratusan juta untuk 3 orang terpilih.” tambahnya. (X-10)
SEBANYAK 32 peserta terbaik dari empat kota melaju di babak prakualifikasi kompetisi peramu kopi Milklab Barista Battle 2025.
Kementerian Pariwisata menargetkan kontribusi devisa sektor MICE meningkat dari 10% menjadi 15% pada 2029.
Selain bisa memborong aneka makanan dan minuman produksi dalam dan luar negeri, termasuk asal Tiongkok dan Korea Selatan, ada banyak sajian yang bisa dicoba gratis.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Komunitas Ikatan Keluarga Besar Madura menggelar Workshop Pelatihan Barista Kopi di Japri Coffee, Tangerang Selatan, pada Sabtu (30/8).
AROMA kopi menyergap hidung begitu kaki melangkah masuk ke Kedai Kopi Stessa.id, sebuah kafe modern minimalis di Jalan Emy Saelan 3 Makassar yang menjadi kanvas kreativitas Syarfan.
AJANG tahunan Indonesia Barista Championship (IBC) 2025 dimenangkan oleh Muhammad Aga sebagai juara pertama.
Eleven Tree Coffee x Bakso Bom Mas Erwin ini memberikan keunikan tersendiri, baik dari produk maupun suasananya
Implementasi langkah-langkah korektif di sektor lingkungan membutuhkan eksekutif yang kuat sebagai simpul negosiasi semua kepentingan.
KOPI Gayo merupakan varietas kopi arabika yang menjadi salah satu komoditi unggulan Indonesia yang berasal dari Dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah.
Festival Kopi Lembah Colol akan menjadi festival tahunan yang sudah diakui Kemenparekraf.
PEMERINTAH Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani kopi di wilayah itu, salah satunya melalui Festival Kopi Lembah Colol (KLC).
Topik “Coffee or Business, Why Not Both?” juga merupakan salah satu coffee talkshow yang sangat diminati oleh para pengunjung festival
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved