Senin 01 Agustus 2022, 22:42 WIB

Gandeng Perpusnas, Penggerak Literasi Nasional Tingkatkan Literasi Pelajar

mediaindonesia.com | Humaniora
Gandeng Perpusnas, Penggerak Literasi Nasional Tingkatkan Literasi Pelajar

Ist
Acara Peluncuran Buku Hasil Program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional 2021). 

 

'BERDAYA, Berkarya, Menyala Bersama' menjadi tema yang diangkat dalam acara Peluncuran Buku Hasil Program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional 2021). 

Ratusan peserta hadir dalam acara Peluncuran Buku Hasil Program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional 2021) bersama tokoh-tokoh nasional yang diprakarsai oleh Nyalanesia dan Yulianti Basri, selaku Penggerak Literasi Nasional di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Jakarta beberapa waktu lalu.

Penggerak Literasi Nasional, Yulianti Basri, mengatakan bahwa Nyalanesia melalui program GSMB Nasional telah memberikan warna baru dalam proses perkembangan literasi di Indonesia. 

Ribuan sekolah telah bergabung dan memecahkan Rekor MURI sebagai penulis fiksi dan non-fiksi.

Menurutnya, warna baru yang diberikan oleh Nyalanesia mampu memberikan pelangi yang indah untuk setiap siswa, guru, dan seluruh warga sekolah dari berbagai wilayah di Indonesia. 

Hal ini dibuktikan bahwa dengan menulis mampu menyatukan 25 sekolah dari berbagai wilayah untuk turut menghadiri acara ini.

Yulianti mengungkapkan rasa haru, bangga, dan kagum ketika memasuki ruangan dan melihat ratusan peserta yang antusias dengan acara ini.

“Kita telah mampu berdaya serta memiliki kemampuan untuk berkarya. Dengan karya, kita akan mampu berprestasi dan seperti hari ini. Bersama kita menyala, memberikan semangat dan motivasi serta perubahan yang positif pada lingkungan kita," ujar Yulianti, Senin (1/8).

Baca juga: Literasi Indonesia Terkendala Kurangnya Buku

"Kita adalah pahlawan yang telah memberikan kontribusi bagi bangsa dengan menulis serta memperbanyak buku-buku bacaan bagi anak bangsa yang lain,” jelasnya.

Sejalan dengan tema kegiatan ini yaitu “Berdaya, Berkarya, Menyala Bersama.”

Tema tersebut, menurut Yulianti, memiliki makna penting di mana kita selalu didorong untuk terus berkarya dan dilakukan secara bersama-sama atau berkolaborasi agar dapat menyala bersama untuk memberikan semangat serta perubahan positif di lingkungan sekitar. 

"Tema ini juga merupakan bagian dari literasi inklusi sosial dan mendorong untuk berkreativitas tanpa batas serta berinovasi tanpa henti," tambah Yulianti Basri.

Founder Nyalanesia, Lenang Manggala, menyampaikan dengan adanya acara peluncuran buku antologi karya siswa dan guru di Perpusnas ini menjadi simbol kuat perihal tumbuhnya Gerakan Literasi Sekolah.

“Perpusnas merupakan simbol literasi. Menghadirkan para siswa dan guru yang berhasil menerbitkan buku dan meluncurkannya di Perpusnas, adalah simbol yang kuat perihal tumbuhnya Gerakan Literasi Sekolah,” kata Lenang Manggala. 

Kepala Pusat Bibliografi dan Pengolahan Bahan Perpustakaan Perpusnas RI, Suharyanto menyebutkan pentingnya ekosistem literasi dan pendidikan berkelanjutan serta selalu berinovasi dalam mengembangkan literasi terutama di lingkungan sekolah. 

Peran Perpustakaan Nasional dalam upaya peningkatan literasi dan dunia perbukuan, yaitu melalui pemberian layanan ISBN, Perpusnas Press, Akademi Literasi, serta Perpustakaan berbasis inklusi sosial dan pendidikan.

“Perpustakaan Nasional sangat mendukung niat, usaha, dan semangat melatih serta mengembangkan budaya literasi. Selamat dan sukses atas terselenggaranya acara Peluncuran Buku Karya Guru dan Siswa dalam Program GSMB Nasional 2021," katanya.

"Selamat juga untuk Nyalanesia serta para siswa, guru, dan penggerak literasi yang telah mengikuti acara ini,” ujar Suharyanto.

Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Padang, Sri Wirdani menyebutkan pihaknya telah mengikuti program GSMB Nasional sejak tahun 2019. 

"Banyak hal positif yang kami dapatkan. Pastinya GSMB Nasional telah memberikan ruang gerak kepada siswa dan guru kami dalam mengembangkan literasi. Lebih dari 5000 karya telah kami kumpulkan dan menghasilkan 16 buku yang telah di-ISBN-kan oleh Nyalanesia,” ujar Sri Wirdani.

Ia berharap dengan ekosistem literasi dan pendidikan yang berkemajuan dapat menciptakan ekosistem literasi yang berkemajuan di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Program GSMB Nasional merupakan program pengembangan literasi sekolah terpadu yang memfasilitasi seluruh siswa dan guru jenjang SD-SMA sederajat untuk berkarya dan menerbitkan buku.

Selain itu. program juga melaksanakan pelatihan dan sertifikasi kompetensi, pendampingan dan pengembangan program literasi serta kompetisi paling bergengsi di tingkat nasional. 

Program ini telah terselenggara sejak tahun 2016 dan telah diikuti ribuan sekolah dari 34 provinsi. (RO/OL-09)

Baca Juga

Instagram @disneyplushotstarid

Ini Beda Tokoh Protagonis dan Antagonis

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 05:30 WIB
Protagonis adalah tokoh yang memiliki watak baik, dikenal, dan disukai semua orang. Tokoh ini merupakan kunci dan bagian yang sangat...
Ist

Keterbukaan dan Sikap Kritis Kunci Pulih dari Intoleransi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 23:40 WIB
Proses radikalisasi seringkali masuk akibat keterbukaan yang tidak diiringi sikap kritis. Hal ini mengingat strategi infiltrasi kelompok...
Antara

Cegah Kasus PMK Meluas, Pemerintah Impor 14 Juta Dosis Vaksin

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 23:37 WIB
Pemerintah juga melakukan percepatan vaksinasi pada hewan ternak sehat, namun berada di wilayah yang berstatus wabah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya