Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Budi Luhur meresmikan program studi baru di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yaitu Manajemen Bencana. Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro bersyukur atas peresmian tersebut yang diserahkan langsung Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) III Paristiyanti Nurwardani.
“Kami mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan doa dari Bapak/Ibu semua atas proses penyerahan SK Menteri yang mana Universitas Budi Luhur saat ini telah resmi memiliki Program Studi Manajemen Bencana (S1), yang pertama di Indonesia. Semoga dengan Prodi baru ini memberi sumbangsih kepada negara dan bangsa dalam hal kebencanaan,” ujar Kasih.
Rektor Universitas Budi Luhur, Wendi Usino menambahkan, Prodi Manajemen Bencana merupakan kontribusi Universitas Budi Luhur terhadap bangsa dan negara.
“Prodi Manajemen Bencana di bawah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, kami mempersiapkan pakar mitigasi bencana, tanggap bencana dan pasca bencana. Itulah harapan kami tenaga itu kita persiapkan, tenaga-tenaga inilah yang kita persiapkan untuk bencana. Kita harus siap adanya bencana ini karena Prodi Manajemen Bencana unik satu-satunya untuk S1 di Indonesia,” kata Wendi.
Dekan FEB Universitas Budi Luhur Arief Wibowo mengatakan, hadirnya Prodi Manajemen Bencana di Universitas Budi Luhur akan memberikan kontribusi terhadap bangsa dan negara khususnya di sektor bencana.
Baca juga : Dukung Promosi Pariwisata Lewat Narasi di Platform Digital
“Kami bangga menjadi pionir pendidikan tinggi kebencanaan di Indonesia yang akan mencetak sarjana-sarjana tangguh dalam penanganan pra bencana, tanggap bencana dan pasca bencana. Kompetensi ilmu kebencanaan bersifat lintas keilmuan mengacu kepada dukungan dan arahan dari lembaga yang memberi rekomendasi pendirian prodi ini antara lain BNPB dan BASARNAS,” jelas Arief.
Sestama Basarnas, Abdul Haris Achadi mengatakan, pihaknya siap membantu dan berkolaborasi dalam menangani bencana di Indonesia.
"Ketika ada bencana ada orang baik Saya teliti. Bagaimana network, kolaborasi ada 1 hal penting adalah kepemimpinan diri bagaimana kesadaran diri dari meditasi. Universitas Budi Luhur punya Prodi Manajemen Bencana, Saya di Basarnas punya teman untuk kajian-kajian itu. Kita tunggu semuanya karena sinergi pemerintah dan pendikan sangat penting sekali. Selamat peluncuran S1 Manajemen Bencana Universitas Budi Luhur," ujar Abdul Haris.
Dalam acara peluncuran Prodi Manajemen Bencana Universitas Budi Luhur hadir Direktur Sistem Penanggulangan Bencana Udrekh, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa, dan Perwakilan LLDIKTI III Noviyanto. (RO/OL-7)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
SEBUAH studi Bloomberg baru-baru ini melaporkan bahwa jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Amerika Serikat turun 1,4%
Peran aktif perguruan tinggi harus didorong dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari 56 perguruan tinggi se-Indonesia yang berdialog langsung dengan pelaku industri Malaysia.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara perguruan tinggi dan mitra industri untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan dinamika dan tuntutan dunia profesional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved