Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
UNIVERSITAS Budi Luhur meresmikan program studi baru di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yaitu Manajemen Bencana. Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro bersyukur atas peresmian tersebut yang diserahkan langsung Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) III Paristiyanti Nurwardani.
“Kami mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan doa dari Bapak/Ibu semua atas proses penyerahan SK Menteri yang mana Universitas Budi Luhur saat ini telah resmi memiliki Program Studi Manajemen Bencana (S1), yang pertama di Indonesia. Semoga dengan Prodi baru ini memberi sumbangsih kepada negara dan bangsa dalam hal kebencanaan,” ujar Kasih.
Rektor Universitas Budi Luhur, Wendi Usino menambahkan, Prodi Manajemen Bencana merupakan kontribusi Universitas Budi Luhur terhadap bangsa dan negara.
“Prodi Manajemen Bencana di bawah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, kami mempersiapkan pakar mitigasi bencana, tanggap bencana dan pasca bencana. Itulah harapan kami tenaga itu kita persiapkan, tenaga-tenaga inilah yang kita persiapkan untuk bencana. Kita harus siap adanya bencana ini karena Prodi Manajemen Bencana unik satu-satunya untuk S1 di Indonesia,” kata Wendi.
Dekan FEB Universitas Budi Luhur Arief Wibowo mengatakan, hadirnya Prodi Manajemen Bencana di Universitas Budi Luhur akan memberikan kontribusi terhadap bangsa dan negara khususnya di sektor bencana.
Baca juga : Dukung Promosi Pariwisata Lewat Narasi di Platform Digital
“Kami bangga menjadi pionir pendidikan tinggi kebencanaan di Indonesia yang akan mencetak sarjana-sarjana tangguh dalam penanganan pra bencana, tanggap bencana dan pasca bencana. Kompetensi ilmu kebencanaan bersifat lintas keilmuan mengacu kepada dukungan dan arahan dari lembaga yang memberi rekomendasi pendirian prodi ini antara lain BNPB dan BASARNAS,” jelas Arief.
Sestama Basarnas, Abdul Haris Achadi mengatakan, pihaknya siap membantu dan berkolaborasi dalam menangani bencana di Indonesia.
"Ketika ada bencana ada orang baik Saya teliti. Bagaimana network, kolaborasi ada 1 hal penting adalah kepemimpinan diri bagaimana kesadaran diri dari meditasi. Universitas Budi Luhur punya Prodi Manajemen Bencana, Saya di Basarnas punya teman untuk kajian-kajian itu. Kita tunggu semuanya karena sinergi pemerintah dan pendikan sangat penting sekali. Selamat peluncuran S1 Manajemen Bencana Universitas Budi Luhur," ujar Abdul Haris.
Dalam acara peluncuran Prodi Manajemen Bencana Universitas Budi Luhur hadir Direktur Sistem Penanggulangan Bencana Udrekh, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa, dan Perwakilan LLDIKTI III Noviyanto. (RO/OL-7)
Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menyimpan catatan panjang sejarah kegempaan yang erat kaitannya dengan pergerakan Patahan Matano.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bahwa gempa bumi dirasakan warga Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur pada Jumat (18/7).
Banjir, kebakaran, angin kencang, gelombang pasang, dan tanah longsor bukan hanya mengancam keselamatan manusia, tapi juga menghambat pembangunan dan menimbulkan kerugian ekonomi besar.
MEMPERINGATI Hari Logistik Nasional 2025, Lion Parcel menyoroti peran kurir sebagai garda terdepan dalam menghubungkan Indonesia melalui pengiriman barang, termasuk di wilayah timur Indonesia dengan akses yang menantang.
BNPB mencatat 18 kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia dalam kurun waktu 24 jam sejak Selasa (24/6) pukul 07.00 WIB hingga Rabu (25/6) pukul 07.00 WIB.
TANTANGAN dalam mengatasi dan melakukan mitigasi bencana di dunia saat ini disebut semakin kompleks. Berbagai isu global seperti perubahan iklim hingga tekanan urbanisasi menjadi pemicunya.
Tahun ini, TechnoArt 2025 resmi dibuka dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UBM dan Universiti Sains Malaysia (USM).
Desain prodi harus berbasis kebutuhan nyata. Mulai dari identifikasi tantangan, mendengar stakeholder, benchmarking global, melibatkan pakar, hingga evaluasi berkelanjutan.
Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen kedua belah pihak untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, berdaya saing, serta mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Empat siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) binaan Yayasan Pendidikan Astra menerima beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Keberhasilan Sergai dalam menurunkan angka stunting secara signifikan menjadi tolok ukur untuk pencapaian angka nol persen.
Program Studi Pendidikan Tata Busana & Desain Mode, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), berkolaborasi dengan Asia Fashion Show Indonesia 2025.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved