Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) meluncurkan beasiswa Program Dukungan Daerah 3T Seleksi Mandiri ITB yang merupakan beasiswa untuk mendukung calon mahasiswa yang berasal dari daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Beasiswa diberikan dalam bentuk beasiswa uang kuliah tunggal (UKT) 100% atau tidak membayar UKT sama sekali dan dibebaskan Iuran Pengembangan Institusi.
Kepala Biro Komunikasi dan Humas Dr Naomi Haswanto dalam keterangannya, Selasa (12/7), mengatakan pada 2022, mahasiswa yang diterima melalui Program Beasiswa Dukungan Daerah 3T antara lain berasal dari Kota Kupang, Pulau Nias, dan Mentawai.
Selain itu, pada tahun ini, ITB menerima 183 mahasiswa penerima beasiswa KIP-K dari pemerintah dan jumlah ini merupakan 16% dari total mahasiswa yang diterima melalui jalur Seleksi Mandiri ITB 2022.
Untuk mendukung perkembangan kemajuan bangsa, ITB juga menyediakan beasiswa Dukungan Program Studi Strategis Nasional. Melalui beasiswa ini, para mahasiswa memperoleh manfaat berupa beasiswa Rp12.500.000 per semester.
Baca juga: Politeknik Baru Kemenperin Tawarkan Kuliah Gratis dan Ikatan Kerja
ITB menerima 87 mahasiswa melalui beasiswa Program Studi Strategis Nasional dan mereka akan belajar di berbagai program-program studi terbaik yang ada di ITB di antaranya Fisika (FMIPA-IPA), Kimia (FMIPA-IPA), Meteorologi (FITB-G), Oseanografi (FITB-G), Rekayasa Pertanian (SITH-R) Rekayasa Kehutanan (SITH-R), Teknologi Pascapanen (SITH-R) dan Teknik Bioenergi dan Kemurgi (FTI-J).
Para mahasiswa yang lolos seleksi diharapkan untuk segera melakukan pendaftaran ulang yang akan dilaksanakan pada 14 hingga 24 Juli 2022 dengan melakukan aktivasi akun pendaftaran ulang terlebih dahulu di laman https://admission.itb.ac.id/seleksi-mandiri/.
Informasi rinci mengenai pelaksanaan pendaftaran ulang dapat diperoleh di laman https://admission.itb.ac.id/home/hasil-seleksi/pengumuman-sm-itb-2022. ITB selalu berkomitmen untuk memberikan pendidikan terbaik bagi mahasiswanya.
Melalui berbagai program beasiswa, ITB meyakini dapat memberikan akses pendidikan tinggi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia di masa yang akan datang.
Sebelumnya ITB telah menerima calon mahasiswa jalur SNMPTN sebanyak 2.085 dan jalur SBMPTN sebanyak 1.716. Dengan demikian, total mahasiswa baru program sarjana yang diterima ITB melalui ketiga jalur (SNMTPN, SBMPTN, dan SM ITB) adalah sebanyak 5.100 orang. (Ant/OL-16)
STEFANIA Giannini (2026), Assistant Director-General for Education UNESCO, mengemukakan sistem pendidikan tinggi memainkan peran strategis dan tak tergantikan dalam membangun masyarakat
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Program beasiswa afirmasi yang saat ini terdapat 1.623 mahasiswa Papua aktif menerima beasiswa, terdiri dari 1.347 di dalam negeri dan 276 di luar negeri.
Pada tahun 2026 ini BPDP menargetkan kuota beasiswa mencapai 5.000 mahasiswa baru dengan fokus pada penguatan kompetensi di bidang teknis dan teknologi perkebunan.
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved