Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sebanyak 800 ribu vaksin penyakit mulut dan kaki (PMK) tahap kedua untuk hewan ternak telah tiba di tanah air, Jumat (17/6). Ia meminta vaksinasi segera didistribusikan dan diberikan pada hewan ternak guna mencegah penyakit semakin meluas.
"Tapi tadi malam alhamdulillah vaksin 800 ribu sudah datang. Ini yang segera cepat harus segera kayak Covid-19 lagi. Suntikkan. Cepat, cepat, cepat, supaya bisa lindungi sapi-sapi yang lain," ujar presiden pada media seusai menghadiri 'Silaturahmi Alumni Kartu Prakerja' yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/6).
Baca juga: Untuk Cegah Dehidrasi, Jamaah Haji Diingatkan Minum Oralit
Kementerian Pertanian (Kementan) juga telah memberlakukan penutupan wilayah ( lockdown) di beberapa kabupaten di Indonesia untuk mencegah semakin meluasnya wabah PMK. Menurut presiden hal itu yang penting dilakukan. Namun, presiden mengatakan penyebaran penyakit sangat cepat layaknya virus Covid-19.
"Yang paling penting pertama sudah di-lockdown. Tapi memang berkembangnya ini kayak Covid. Cepat lewat media apapun ya padahal sudah diblok Kementan dan kepolisian. Tapi nyatanya cepat sekarang sudah (menyebar) di 18 provinsi dan 190 kabupaten/ kota," tukas presiden. (OL-4)
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Pneumonia merupalan penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru.
Kunjungan PDHI sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya deteksi dini penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tengah diwaspadai menjelang Iduladha.
Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban.
Pemerintah daerah diminta aktif melaporkan hasil pemeriksaan hewan, baik sebelum (antemortem) maupun sesudah pemotongan (postmortem), melalui aplikasi iSIKHNAS.
JELANG Hari Raya Idul Adha, Pemkab Tuban, Jatim, meningkatkan pengawasan mobilitas ternak antarprovinsi.
Pemkab Bandung Barat membentuk Satgas Penanganan PMK yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, Polri, asosiasi peternakan, dan sektor swasta.
Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan upaya pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap berjalan optimal di seluruh Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved