Rabu 15 Juni 2022, 15:53 WIB

Estimasi Keberangkatan Haji Makin Lama, Ini Kata Kemenag

Dinda Shabrina | Humaniora
Estimasi Keberangkatan Haji Makin Lama, Ini Kata Kemenag

Antara
Jemaah haji melambaikan tangan kepada kerabatnya sebelum keberangkatan.

 

DAFTAR tunggu ibadah haji yang tersaji dalam aplikasi Haji Pintar atau situs Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menunjukkan data estimasi keberangkatan yang semakin lama. 

Adapun beberapa provinsi bahkan masa tunggunya lebih dari 90 tahun. Kasubdit Sistem Informasi Haji Terpadu Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hasan Afandi menjelaskan bahwa mundurnya estimasi keberangkatan disebabkan bilangan pembagi daftar tunggu mengacu pada kuota haji tahun berjalan.

“Estimasi keberangkatan selalu menggunakan angka kuota tahun terakhir sebagai angka pembagi. Tahun ini kebetulan kuota haji Indonesia hanya 100.051 atau sekitar 46% dari kuota normal tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Hasan dalam keterangan resmi, Rabu (15/6).

Baca juga: 25.929 Jemaah Haji Sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Menurut Hasan, sebelum ada kepastian kuota penyelenggaraan haji 1443 H pada pertengahan Mei 2022, bilangan asumsi yang digunakan sebagai bilangan pembagi masih menggunakan kuota berdasarkan MoU penyelenggaraan haji 2020.

Namun, diketahui ada kebijakan membatalkan keberangkatan haji karena pandemi covid-19, yaitu 210 ribu. Sejak ada kepastian bahwa kuota haji 1443 H adalah sekitar 100 ribu, bilangan pembaginya mengalami penyesuaian.

“Hal ini yang secara otomatis menyebabkan estimasi keberangkatan semakin lama. Sebab, ketika kuota turun, otomatis estimasi keberangkatan akan naik,” jelas Hasan.

Baca juga: Jelang Keberangkatan, Jemaah Calon Haji Pidie Diimbau Isolasi Diri

Estimasi ini akan terus berjalan sampai dengan adanya kepastian kuota haji pada tahun 1444 H/2023 M. Jika kuota kembali normal, misalnya kembali ke 210 ribu atau bahkan lebih, maka estimasi keberangkatan akan mengalami penyesuaian.

Hasan memastikan, perubahan estimasi keberangkatan bukan karena naiknya jumlah pendaftar dalam kurun Mei-Juni 2022. Apabila terjadi kenaikan jumlah pendaftar, dampaknya hanya pada yang baru mendaftar.

Dalam hal in, tidak berpengaruh pada perubahan estimasi keberangkatan jemaah yang sudah lama mendaftar. Pihaknya berharap tahun depan kuota haji Indonesia kembali normal, atau bahkan lebih banyak dari kuota normal.(OL-11)

Baca Juga

Dok BRIN

BRIN Bakal Jadikan Observatorium Nasional di Kupang sebagai Fasilitas Riset Terbuka

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 30 September 2022, 12:08 WIB
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Antariksa melaporkan bahwa pembangunan Observatorium Nasional (Obnas) di Timau,...
Farhad Ibrahimzade/ Unsplash

Langkah agar Tetap di Fit saat Pergantian Musim

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 11:40 WIB
Menjaga pola hidup sehat merupakan salah satu langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit-penyakit yang kerap muncul di saat pergantian...
medicalnewstoday.com

Latihan Beban Turunkan Risiko Kematian Dini

👤Meilani Teniwut 🕔Jumat 30 September 2022, 11:30 WIB
Orang dewasa didesak untuk mengambil bagian dalam setidaknya 150 menit aktivitas berintensitas sedang seminggu atau 75 menit aktivitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya