Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Bedah Saraf dari Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Saraf Mahdian Nur Nasution memperkenalkan teknologi sunat atau sirkumsisi dengan metode laser yang prosesnya hanya memakan waktu tiga menit.
Metode sunat laser, yang diklaim pertama di Indonesia itu, menggunakan teknologi Optical Microwave Amplification by the Stimulated Emission of Radiation (MASER) dari Jerman.
"Teknologi ini memiliki prinsip dasar mengalirkan gelombang elektromagnetik melalui fiber optik yang diproses melalui generator
sehingga memiliki efek potong yang presisi dan tanpa luka bakar," kata Mahdian di Rumah Sunat dr. Mahdian, Jakarta, dikutip Rabu (15/6).
Baca juga: Teknologi Optical MASER Kurangi Risiko Pendarahan Sirkumsisi
Ia menjelaskan, anggapan tentang sunat laser, yang selama ini beredar sebetulnya tidak memakai alat laser, melainkan elektrokauter yang tidak menggunakan sinar dan berisiko.
Alat ini mengeluarkan panas yang berisiko menimbulkan luka bakar, jika mengenai saraf, dampaknya dapat berbahaya karena mengganggu fungsi penis.
Ia mengatakan, teknologi laser yang dulu disebut MASER ini sebenarnya menggunakan sinar laser, menggunakan panjang gelombang tertentu, sinarnya fokus pada titik tertentu alias presisi, mengeluarkan cahaya dengan intensitas tinggi dan tidak menyebabkan luka bakar.
Laser sebelumnya sudah dipakai di dunia medis untuk pengobatan kelainan kulit, batu ginjal, operasi mata hingga tumor.
Teknologi ini ia pakai karena punya risiko komplikasi yang minimal dan tidak menyebabkan kerusakan jaringan. Dengan waktu tindakan kurang dari tiga menit, tanpa jahitan, perdarahan relatif minimal hingga hampir tanpa perdarahan, sunat dengan metode laser disebut tanpa rasa nyeri dan proses penyembuhan pun lebih cepat.
Pada kondisi normal, luka bisa sembuh selama tiga hingga lima hari terutama bila tidak ada inflamasi berlebihan.
Jika perawatan pascasunat tidak baik, misalnya bagian yang disunat terkena debu atau kotor serta disentuh-sentuh, penyembuhan bisa lebih lama. Namun, pada umumnya anak yang sudah dikhitan dengan metode ini bisa langsung beraktivitas pada hari berikutnya.
Setelah sunat, disarankan untuk kontrol kembali agar tenaga medis bisa memeriksa bekas luka sunat.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Periode 2018-2021 Daeng Mohammad Faqih mengatakan metode ini merupakan terobosan mutakhir yang patut diacungi jempol karena memberikan rasa aman terhadap pasien.
"Ini terobosan pelayanan medis untuk sunat di Indonesia," tutup Daeng. (Ant/OL-1)
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
Industri brokerage properti di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pergeseran perilaku konsumen yang semakin rasional dan berbasis data
Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan semakin menjadi fokus dalam transformasi digital dunia kerja.
MEDIA Indonesia bekerja sama dengan Rumah Sunat dr. Mahdian menyelenggarakan Sunatan Massal yang diikuti 30 anak.
Dengan metode ini, anak tetap dapat menjalani aktivitas ringan seperti sekolah, mandi, atau berjalan bersama keluarga—tentu dengan tetap memperhatikan pantangan aktivitas berat.
Ketika masih bayi, si kecil belum terlalu banyak bergerak, sehingga proses penyembuhan pun dapat lebih cepat.
Khitan bernilai ibadah juga membantu kebersihan dan kesehatan organ vital anak laki-laki. Ini sesuai dengan tagline Khitan Holiday III: Anak Sehat, Bangsa Kuat.
Ketika oknum kepala Puskesmas sedang melakukan khitan, terjadi kesalahan yang membuat kemaluan korban terpotong.
JURNALIS Filantropi Indonesia (Jufi) menyelenggarakan Khitan Holiday sebagai bentuk realisasi program kerja di bidang sosial, akhir pekan lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved