Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA Indonesia bekerja sama dengan Rumah Sunat dr. Mahdian menyelenggarakan Sunatan Massal yang diikuti 30 anak, terdiri dari 15 anak disabilitas dan 15 anak non disabilitas.
Chief Medical Officer di Rumah Sunat Dr. Mahdian, Dewi Kusuma Wijayanti, mengatakan sangat berterima kasih telah memberikan kepercayaan kepada Rumah Sunat Dr. Mahdian, sehingga diberikan kesempatan untuk berkolaborasi di event tersebut.
Rumah Sunat dr Mahdian yang merupakan pelopor sunat canggih, memberikan kontribusi dengan membantu melakukan sunat kepada 30 anak menggunakan teknologi termutakhir.
"Untuk di event spesial ini untuk adik-adik yang memang memiliki kelebihan khusus. Kami memberikan persembahan dari dr Mahdian untuk memberikan teknologi yang paling oke di Rumah Sunat dr Mahdian, yakni Circumcision Procedure Stapler (CPS). Jadi kita juga berikan yang terbaik dengan teknologi klem," kata dr Dewi di Gedung Media Indonesia, Kedoya, Jakarta Barat, Senin (29/12).
Dengan begitu aktivitas peserta Sunat Massal tidak terganggu, nyeri yang timbul juga lebih minim, untuk kenyamanan pasti lebih nyaman, dan juga untuk penyumbahannya pastinya lebih cepat.
Sementara itu, Direktur Utama Media Indonesia, Gaudensius Suhardi menjelaskan acara sunnat massal diselenggarakan dalam rangka HUT Media Indonesia ke-56 tahun pada 19 Januari 2026.
"Pada perayaan HUT ini juga, kami akan mengadakan Festival Setara Berdaya merupakan festival yang didedikasikan khusus untuk teman disabilitas," ujar Gaudensius.
Gaudensius menegaskan bahwa Media Indonesia memberikan fokus kepada kelompok disabilitas dan percaya bahwa kelompok disabilitas membutuhkan penerimaan dari masyarakat, agar masyarakat bisa menerima teman-teman disabilitas semakin dekat dan terhubung sebagai manusia.
"Dalam langkah itu juga, pagi ini kami bersama dengan Rumah Sunat dr Mahdian saya berterima kasih, mudah-mudahan sunatnya nyaman dan adik-adik merasa nyaman selama libur sekolah ini," pungkasnya. (H-3)
Dengan metode ini, anak tetap dapat menjalani aktivitas ringan seperti sekolah, mandi, atau berjalan bersama keluarga—tentu dengan tetap memperhatikan pantangan aktivitas berat.
Ketika masih bayi, si kecil belum terlalu banyak bergerak, sehingga proses penyembuhan pun dapat lebih cepat.
Khitan bernilai ibadah juga membantu kebersihan dan kesehatan organ vital anak laki-laki. Ini sesuai dengan tagline Khitan Holiday III: Anak Sehat, Bangsa Kuat.
Ketika oknum kepala Puskesmas sedang melakukan khitan, terjadi kesalahan yang membuat kemaluan korban terpotong.
JURNALIS Filantropi Indonesia (Jufi) menyelenggarakan Khitan Holiday sebagai bentuk realisasi program kerja di bidang sosial, akhir pekan lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved