Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menginstruksikan Kementerian Agama mempercepat pemberian sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro kecil menegangah (UMKM). Hal itu ia ungkapkan saat membuka Kongres Halal Internasional 2022.
"Saya minta target 10 juta sertifikasi halal bagi UMKM oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag agar direalisasikan," ujar Ma'ruf saat memberikan sambutan dalam acara Kongres Halal Internasional 2022, di Pangkalpinang, Kota Bangka, Selasa
Ma'ruf meyakini dengan semakin banyaknya UMKM yang mengantongi sertifikasi halal akan berdampak besar terhadap pasar halal global. Saat ini, ekonomi dan keuangan syariah global, kata Ma'ruf terus menunjukkan tren yang semakin berkembang.
Hal itu didukung dengan laju pertumbuhan populasi muslim dunia yang meningkat. Selain itu, terdapat perubahan pola pikir konsumen yang ingin mengkonsumsi produk-produk yang memenuhi syariat agama.
"Momentum ini harus dijaga dan dimanfaatkan sehingga kita dapat merealisasikan target Indonesia menjadi pusat industri halal dunia pada tahun 2024," terangnya
Oleh karena itu, potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara global sangat besar, khususnya prospek di masa depan. Lebih lanjut, dalam acara Kongres Halal Internasional 2022, Wakil Kepala Negara meminta seluruh para pelaku ekonomi dan keuangan syariah dapat memperkokoh kerja sama saling menguntungkan dengan negara-negara sahabat.
"Ini adalah salah satu ikhtiar untuk memajukan sektor ekonomi dan keuangan syariah di dalam negeri, sekaligus juga mempromosikan konsep-konsep ekonomi syariah negara kita agar semakin diminati oleh masyarakat dunia," pungkasnya. (OL-8)
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempertegas komitmennya dalam mendukung daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) sektor perikanan melalui penguatan ekosistem halal.
Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah membangun sinergi yang kuat, harmonisasi program, dan kolaborasi yang efektif dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang JPH.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, kehalalan kini tak lagi sekadar syarat, melainkan menjadi simbol kualitas, keamanan, dan tanggung jawab moral.
produk-produk halal memiliki potensi besar untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.
Ia menjelaskan, secara global, halal sudah menarik bukan di negara muslim saja, tapi sudah menyasar ke negara non muslim seperti Tiongkok, Jepang, Rusia bahkan negara-negara Eropa
Hingga saat ini, lebih dari 10 juta produk telah bersertifikat halal dan beredar dengan jaminan keamanan, kebersihan, serta kehalalan.
PT KAI telah membantu penerbitan 100 Nomor Induk Berusaha (NIB), 100 Izin PIRT, dan 100 Sertifikat Halal untuk UMKM binaan.
Produsen dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan food tray program MBG. Kapasitas produksi industri nasional saat ini mencapai sekitar 10 juta unit per bulan atau 100 juta unit per tahun.
Data yang dikumpulkan meliputi profil pesantren atau madrasah penerima MBG, jenis dan kriteria bahan makanan, pembelian bahan, hingga sampai pendistribusian.
kewajiban sertifikasi halal, termasuk bagi produk usaha mikro dan kecil (UMK), akan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
KESADARAN masyarakat Indonesia sebagai pasar Muslim terbesar di dunia terhadap pentingnya memilih produk kesehatan yang bersertifikasi halal terus menguat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved