Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA membangun kemandirian masyarakat dalam menegakkan norma baru pascapandemi harus konsisten agar proses menuju endemi dapat dilalui dengan baik.
"Tren peningkatan kasus covid-19 yang meningkat beberapa hari terakhir menjadi peringatan bagi kita bersama terkait pelaksanaan norma baru dalam keseharian pascapandemi," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/6).
Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, Kamis (9/6), mengungkapkan dalam tiga hari terakhir angka kasus covid-19 di Indonesia mencapai 500 kasus serta laju penularan atau positive rate mencapai 1%, meski masih di bawah standar WHO yaitu 5%.
Menurut Lestari, dalam proses menuju endemi, pada pascapandemi harus benar-benar dibangun kemandirian masyarakat dalam menerapkan norma baru untuk menjaga kualitas kesehatan lingkungan dan keluarganya dalam keseharian. Pada norma baru itu, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, langkah-langkah yang mengedepankan upaya pencegahan penularan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan harus terus menjadi kebutuhan.
Baca juga: Ancaman Multibencana Harus Dihadapi dengan Kolaborasi Seluruh Elemen Bangsa
Demikian juga, tegas Rerie, dengan upaya meningkatkan kebersihan lingkungan dan diri serta keluarga harus direalisasikan. Upaya membangun kemandirian masyarakat terkait penerapan norma baru tersebut, ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus benar-benar didorong secara konsisten hingga menjadi kebiasaan yang dilakukan masyarakat dalam keseharian.
Pemahaman masyarakat terkait pentingnya penerapan norma baru, ujar Rerie, harus ditanamkan agar ancaman meningkatnya kembali kasus covid-19 di Tanah Air bisa dicegah. Upaya tersebut, tambahnya, harus menjadi kepedulian bersama para pemangku kepentingan dan masyarakat dengan sosialisasi yang berkelanjutan lewat penguatan literasi dan melaksanakan praktik hidup sehat dalam keseharian. (OL-14)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menilai kebijakan pemerintah menunda akses akun digital, termasuk media sosial, bagi anak di bawah usia 16 tahun merupakan langkah penting.
Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan komitmen semua pihak untuk mewujudkan upaya yang lebih baik dalam pencegahan dan penanganan masalah kesehatan jiwa pada anak dan remaja.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Komitmen negara untuk melindungi dan memenuhi hak setiap warganya, termasuk penyandang disabilitas, harus konsisten diwujudkan dengan dukungan semua pihak.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat tegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana sebagai wujud nilai Empat Pilar Kebangsaan dan solidaritas sosial masyarakat.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan peran strategis Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dalam meningkatkan kualitas SDM.
Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan komitmen semua pihak untuk mewujudkan upaya yang lebih baik dalam pencegahan dan penanganan masalah kesehatan jiwa pada anak dan remaja.
WAKIL Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan dalam ekosistem Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE).
WAKIL Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar utama pembangunan desa.
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya sistem jaminan kesehatan nasional.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai usulan kenaikan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen menjadi 7% terlalu tinggi dan berpotensi memberatkan partai politik.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved