Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI Jakarta, Lies Dwi Oktavia mengatakan keputusan pemerintah pusat untuk mengizinkan tidak mengenakan masker di area terbuka sudah berdasarkan perhitungan. Baik dari kondisi kasus covid-19 dan resikonya.
“Kebijakan yang dikeluarkan pasti pemerintah pusat sama Pak presiden sudah mendengarkan semua ahli, dan mengukur juga resikonya. Alhamdulillah saat ini covid-nya sangat turun ya, dibanding beberapa bulan lalu,” kata Lies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/5).
Baca juga: Perubahan Iklim dan Tren Kenaikan Suhu di Indonesia, Ini Penjelasan BMKG
Terlebih menurutnya, usai masa Ramadan dan Lebaran 2022 pun tidak ditemukan peningkatan kasus yang signifikan. Padahal tahun ini aktivitas mudik sudah diizinkan oleh pemerintah.
“Setelah 2 pekan (lebaran), situasinya juga saat ini relatif masih baik, seperti sebelum lebaran. Jadi belum ada perubahan, perbedaan kasus. Mudah-mudahan kondisi ini bisa terus, jadi kita bisa bertahap untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru,” sambungnya.
Ia juga menjelaskan, pada intinya saat berada di luar ruangan memiliki resiko yang lebih kecil untuk tertular covid-19. Sehingga warga bisa menyesuaikan dengan kondisi keramaian dan situasi area.
“Contohny, kita kalau di luar ruangan tidak apa-apa jika melelas masker, tapi kalau di dalam ruangan bisa pakai masker ya pakai masker karna kerumunan dan dekat-dekatan kan” paparnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker di luar ruangan. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah aspek. (OL-6)
Pembangunan taman kecil merupakan langkah awal yang lebih konkret daripada memaksakan proyek taman besar yang seringkali terkendala pembebasan lahan.
Waspada cuaca panas ekstrem di Jakarta! Dinkes DKI ingatkan risiko heatstroke dan dehidrasi. Simak kelompok paling rentan serta tips menjaga kesehatan di tengah suhu tinggi hari ini.
Adapun peresmian taman tersebut juga turut dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Penyediaan layanan air bersih yang memadai menjadi syarat mendasar jika Jakarta ingin benar-benar bertransformasi menjadi kota global.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Josephine Simanjuntak mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan keikusertaan warga dalam mengatasi permasalahan tersebut.
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ratas di istana
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved