Senin 16 Mei 2022, 22:45 WIB

Waspadai Wabah, ASEAN Bentuk Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular

Zubaedah Hanum | Humaniora
Waspadai Wabah, ASEAN Bentuk Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular

Antara/FIKRI YUSUF
Menkes Budi Gunadi Sadikin.

 

MENTERI kesehatan se-ASEAN menyutujui pendirian Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular ASEAN atau ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases (ACPHEED).

“Kita setuju untuk membentuk ACPHEED. Intinya adalah pusat kerja sama ASEAN untuk menghadapi potensi adanya outbreak pandemi ke depannya,” kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di sela agenda 15th AHMM di Hotel Conrad, Bali, pada akhir pekan lalu, dikutip dari laman resmi Kemenkes.

Ia menyebutkan, dibutuhkan setidaknya tiga pilar untuk membentuk ACPHEED. Menkes Budi menyebutkan pilar-pilar tersebut antara lain, surveilans, deteksi, dan respons. Selain itu, ada juga pilar manajemen risiko.

Adanya ACPHEED, kata Budi, akan mengintegrasikan protokol kesehatan yang ada di negara-negara anggota ASEAN. Jadi, kalau ada negara anggota ASEAN memiliki kasus pandemi yang sudah sangat turun, maka relaksasi dari prosesnya lebih tinggi dibandingkan negara lain yang kasusnya belum turun.

Untuk tahap awal, ACPHEED berlaku secara ASEAN tapi kompetensi utamanya ada di 3 negara yakni, Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Pasalnya, 3 negara tersebut yang mengajukan bahwa mereka mau memiliki kantor di Indonesia untuk salah satu dari kompetensi baik surveilans, deteksi, atau respons.

"Tiga negara yang sudah memberikan komitmen untuk masing-masing pilar tersebut adalah Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Jadi 3 negara ini akan bekerja sama untuk mempersiapkan segalanya apabila ada potensi outbreak (wabah)," terangnya. (H-2)

 

Baca Juga

ANTARA

Antisipasi Penyalahgunaan Visa Haji, Kemenkumham Perketat Pengawasan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 05 Juli 2022, 23:16 WIB
Pengetatan pengawasan tersebut dilakukan langsung oleh Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI...
ANTARA

Pakar: Tak Perlu Revisi UU Narkotika untuk Keperluan Riset Ganja

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 05 Juli 2022, 23:10 WIB
Ganja di Indonesia belum pernah digunakan sama sekali untuk peruntukan medis karena belum ada bukti yang kuat tentang uji klinis ganja di...
Antara

Hari Ini, 23 Ribu Orang Terima Vaksin Dosis Kedua

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 05 Juli 2022, 22:36 WIB
Total 169.192.447 orang telah menerima vaksin lengkap per Selasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya