Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DAI milenial Habib Husein Ja'far Al Hadar mengatakan budaya silaturahim pada Lebaran menjadi jembatan untuk saling mengenal terhadap hal yang berbeda sekaligus bisa mengurai kebencian dan mengebalkan imunitas dari paham intoleransi serta radikalisme.
"Silaturahmi itu di dalamnya bukan hanya ada pemaafan dan pemberian maaf, melainkan ada kesepahaman, kesalingkenalan satu sama lain. Karena kenal itu, masalah menjadi terurai dan kalau pun ada masalah menjadi termaafkan," ujar Habib Husein seperti dilansir Antara di Jakarta, Jumat (13/5).
Pria yang juga pemilik kanal YouTube 'Jeda Nulis' ini mengatakan bahwa membangun silaturahim juga sejatinya mampu mengurangi perbedaan di antara individu. Ia memandang perlu melestarikan budaya silaturahim yang berkembang di Nusantara untuk menjaga kearifan lokal dan menjadi momen untuk lebih memahami esensi ajaran agama.
Untuk terus melestarikan dan menjaga silaturahim, menurut dia, yang pertama adalah dengan mengetahui betapa besarnya pahala bagi orang yang menjaga tali silaturahim dan betapa besar dosanya orang yang memutus silaturahim itu.
Dalam salah satu sabdanya Nabi Muhammad SAW mengatakan'Terlaknat orang yang memutus silaturahim'. Bahkan, Nabi Muhammad pun memuji orang-orang yang saling memaafkan sehingga menjadi pahala bagi yang menjaga tali silaturahim dan dosa bagi yang mengutusnya.
Baca juga: Gus Halim Wanti-Wanti CPNS Kemendes Tak Terjebak Paham Radikal
"Kedua, adalah mengetahui manfaat silaturahmi. Terlalu banyak pertengkaran tanpa persoalan karena salah paham saja sehingga bertengkar," kata pria yang terkenal dalam perannya pada konten 'Pemuda Teresat' ini.
Habib Husein juga menyinggung terkait dengan enggannya generasi muda untuk ikut menjalin dan membangun silaturahim. Hal ini akibat pola pikir para pemuda yang pragmatis dalam melihat hubungan.
"Kalau tidak ada hubungan bisnis atau tidak ada kepentingan di antara mereka untuk bertemu, ya, enggak bertemu. Itu yang membuat mereka enggan melakukan silaturahmi. Justru hubungan-hubungan yang berbasis kultural itu yang menjadi kekuatan bagi mereka, termasuk dalam bisnis," jelasnya.
Ia menilai saat ini justru forum silaturahim seperti forum motor bersama, forum mobil, atau forum hobi bersama bisa menjadi bagian dari silaturahim. Hal itu tumbuh dari kesadaran pada kesamaan hobi atau kesamaan passion. Bahkan, nantinya pada dasarnya tanpa kesamaan itu sendiri justru dalam titik perbedaan mereka seharusnya membangun silaturahim agar bisa mengurangi perbedaan di antara mereka.
"Perlu membentuk media media komunikasi baik secara online maupun offline untuk menjadi ruang publik yang sehat bagi masyarakat yang akhirnya bisa mengobrol secara terbuka tanpa ada kebencian, tanpa ada prasangka, dan lain sebagainya," katanya. (Ant/S-2)
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Di kota-kota besar, tren warna cenderung mengalami penurunan saturasi agar terlihat lebih kalem.
Film ini menawarkan premis unik tentang petualangan seorang anak bernama Pelangi di Planet Mars.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Khoiri menyebut saat ini terdapat sekitar 70 kapal yang terdaftar dan siap beroperasi di lintasan Merak–Bakauheni.
Ied atau Eid? Temukan penjelasan mana yang benar berdasarkan kaidah Bahasa Arab, asal-usul kata, dan penggunaannya.
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
INDONESIA bukan bangsa kecil. Ia lahir dari semangat, darah, dan cita-cita luhur: memerdekakan manusia dari ketakutan, kebodohan, dan ketidakadilan.
FORUM Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) merekomendasikan perlunya langkah tegas negara melalui revisi regulasi hingga pembentukan UU Anti-Intoleransi.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan upaya mencegah intoleransi memerlukan sesuatu yang lebih kuat daripada peraturan pemerintah atau undang-undang. Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama akan bergerak cepat dalam menangani berbagai kasus intoleransi yang masih terjadi di sejumlah daerah.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan menyiapkan dua pendekatan agar insiden perusakan rumah doa di Padang, Sumatra Barat tak terulang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved