Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMUDAHAN teknologi dan akses informasi saat ini memang menjadikan konsumen dihadapkan dengan banyaknya pilihan produk. Di satu sisi, dengan banyaknya pilihan itu menguntungkan konsumen, karena mereka punya beragam pilihan. Namun di sisi lain, bisa menyesatkan.
Akhirnya konsumen dihadapkan pada banyaknya pilihan produk, dan keputusan pembelian menjadi sebuah proses panjang yang harus dilakukan. Hal yang sama terjadi dalam penggunaan produk skincare. Produsen skincare kini tidak hanya dari brand impor, namun juga kini semakin banyak brand local yang menyediakan produk kecantikan tersebut.
Baca juga: Wagub Janji Pemprov Sumut akan Tambah Pembelian Produk Lokal
Salah satu yang harus menjadi pertimbangan utama adalah memilih produk kosmetik yang aman, terlepas dari berbagai pilihan harga baik murah ataupun mahal, karena harga kadang tidak menjadi jaminan.
“Pastikan ketika hendak memilih, produk tersebut sudah terdaftar di BPOM, cek apakah produk sudah ada tambahan nomor seri BPOM nya masing-masing, sebaiknya hindari membeli serangkaian perawatan kosmetika lengkap ternyata belum lolos BPOM,” ujar salah satu owner Arvven Kosmetik, Nova Prastika Firdausi di Jakarta, Selasa (10/5).
Maraknya peredaran produk kecantikan yang harganya selangit namun belum teruji keamanannya akhirnya membuat Nova bersama Ardhianto Porbo Hartono memutuskan membuat brand Arvven Kosmetik pada akhir tahun lalu. “Kami ingin membuat produk kosmetik yang berkualitas tinggi, namun dengan harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat,” pungkas Nova.
Produk Arvven, kata dia sudah terdaftar di BPOM dan tercantum pada setiap kemasannya. Ada banyak pilihan produk yang ditawarkan, mulai dari minuman kolagen, makeup, hingga perawatan wajah.
“Meskipun kami baru berjalan 5 bulan, namun animo masyarakat yang mencari produk kecantikan yang terjangkau dan aman rupanya cukup tinggi, setiap bulan omset kita naik terus, awalnya kita hanya produksi dua macam produk yaitu sabun batang dan deo spray, saat itu dalam 1 bulan hanya terjual sekitar 5.000 pcs, dan saat ini kita sudah bisa jual 500 ribu hingga 1 juta pcs perbulan,” ujar Nova.
Pangsa pasar Arvven yang luas dengan menargetkan remaja hingga dewasa memang menjadi keunggulan brand lokal ini. Selain itu strategi pemasaran yang menawarkan program kemitraan seperti reseller, agen, maupun distributor menjadi faktor yang membuat Arvven melejit di awal kemunculannya.
“Kami memang membuka program kemitraan, misalnya dengan modal 1,4 juta sudah dapat 50 jenis produk, dan boleh dicampur, dan untuk remaja, Ibu ibu bahkan bapak bapak yang ingin menambah income sangat bisa menjadi mitra kami, dengan harga yang terjangkau menjadikan produk kami lebih mudah untuk dijual,” ujar Nova.
Selain itu juga Arvven memudahkan para mitranya dengan memberikan konten konten promosi setiap harinya, sehingga para mitra tidak perlu bingung untuk membuat konten berjualan, dan juga tentunya banyak program menarik seperti reward cashback, gathering, dan jalan – jalan.
Hingga kini Arvven telah banyak dipasarkan di beberapa wilayah di Indonesia, baik secara online maupun offline. “Kedepannya kami juga akan mengembangkan produk produk skin body care dan makeup baru, sembari terus memberikan edukasi pada masyarakat supaya pintar memilih produk kecantikan, jangan hanya melihat harga namun tidak memperhatikan kualitas,” pungkasnya.
Nova pun memberikan tips untuk anak muda yang ingin mencoba produk skincare, menurutnya pastikan produk yang dipilih sesuai dengan kondisi kulit mereka. (RO/A-1)
Seiring mudahnya akses terhadap produk skincare di pasaran, edukasi berbasis sains sangat krusial agar masyarakat dapat memilih produk dengan benar dan aman.
Kylie Jenner mengungkapkan bahwa ia menjalani terapi sel punca untuk menangani sakit punggung yang tak kunjung reda sejak melahirkan anak bungsunya.
DIKENAL sebagai pribadi yang praktis dalam tiap aspek kehidupan, Grace Tahir selalu mengutamakan efisiensi, termasuk dalam urusan perawatan kulit.
OMG Creator Fest 2025: Beautytainment Universe berlangsung pada 13-16 November 2025 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.
K Beauty Camp tidak hanya membawakan produk-produk saja yang dapat pengunjung coba di tempat, namun seluruh pengunjung juga berkesempatan mencoba berbagai experience zone.
Cosmobeaute 2025 diprediksi menjadi ajang berkumpulnya 17.000 pengunjung profesional dari berbagai sektor, dengan partisipasi 450 perusahaan peserta.
BPOM mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
BPOM mencatat, suplemen ilegal dapat berasal dari pabrik-pabrik tersembunyi yang beroperasi di tengah permukiman padat dengan kondisi yang jauh dari standar Cara Pembuatan yang Baik (CPB).
TPID bersama Satgas Pangan bertugas menjamin kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok penting, sambil aktif mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan penimbunan
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan dan keberhasilan Kosmesia dalam mendampingi UMKM kosmetik melalui Proaktif yang digagas BPOM.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem distribusi produk yang aman, transparan, dan terpercaya.
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 di Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI) BPOM, Jakarta, Selasa (28/10
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved