Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatolog dan Geofisika (BMKG) menyampaian perkiraan cuaca di beberapa wilayah pada Jumat (29/4) besok, yang berpotensi hujan.
Adapun tanggal tersebut bertepatan dengan prediksi puncak arus mudik Lebaran, yakni 29-30 April 2022. Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Miming Saepudin menjelaskan di sebagian wilayah, terutama Jawa-Bali-Nusa Tenggara dan selatan ekuator, akan mengalami masa peralihan.
Baca juga: Hari Ini Puncak Mudik di Jateng, Pemudik Masuk Naik 200%
Peralihan musim hujan ke musim kemarau di sejumlah wilayah akan terjadi pada April hingga pertengahan Mei. "Terjadi peralihan musim hujan ke kemarau, Pancaroba. Sedangkan bagian lainnya, di luar Jawa-Bali-Nusa Tenggara, masih ada yang mengalami hujan atau basah,” jelas Miming, Kamis (28/40.
Dalam laman resmi BMKG, disebutkan potensi hujan lebat akan didominasi wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Papua. Melihat potensi itu, BMKG keluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat disertai petir/kilar dan hujan es.
Baca juga: Covid-19 Masih Ada, Pakar Beri Tips Sehat Perjalanan Mudik
BMKG menghimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah tersebut. Setidaknya dalam rilisnya, BMKG menginformasikan prakiraan cuaca ekstrem terjadi pada 28 April hingga 2 Mei 2022.
“Dampak yang akan ditimbulkan dari cuaca ekstrem itu berupa banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin dalam satu minggu ke depan,” tulis Prakirawan BMKG.(OL-11)
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Saat ekuinoks, lintasan Matahari melintasi tepat di atas khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia yang berada di sekitar garis tersebut.
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved