Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan bahwa persepsi terhadap keterbatasan perempuan dalam melakukan suatu pekerjaan hanya sebuah halangan artifisial atau buatan.
“Batasan-batasan itu sebetulnya adalah sesuatu yang sangat artifisial yang dibuat lebih karena kebiasaan, inilah yang disebut level playing field yang tidak sama yang kemudian menyebabkan banyak generasi perempuan merasa tidak mampu, tidak bisa, tidak boleh untuk bekerja di bidang tertentu,” ujar Menkeu Sri Mulyani dalam Bincang Kartini Masa Kini yang dilaksanakan secara daring, hari ini.
Menkeu menyampaikan persepsi terhadap sebuah pekerjaan atau sebuah aktivitas di anggap bukan untuk perempuan atau perempuan dianggap tidak mampu atau dalam melakukan suatu pekerjaan merupakan fenomena yang terjadi di seluruh dunia.
Kalaupun seorang perempuan akhirnya dapat pekerjaan masih dianggap tidak mampu. Kalaupun mampu kemudian muncul stigma lain dianggap tidak pantas.
“Perempuan harus melakukan perjuangan karena persepsi norma sosial budaya bahkan interpretasi agama memberikan kendala sekaligus memberikan batasan mengenai apa yang dianggap bisa atau tidak boleh bagi perempuan,” katanya.
Oleh karena itu pada peringatan Hari Kartini 21 April ini, Menkeu meminta seluruh perempuan untuk tidak mudah menyerah atau jangan mudah takut jika dipersepsikan melakukan hal yang dianggap tidak biasanya dilakukan oleh perempuan.
Baca juga: Puan: Legislasi bukan hanya Kuantitas, tapi juga Kualitas
“Kalau Anda bisa melakukan satu pekerjaan yang biasanya tidak pernah perempuan melakukan sebelumnya dan ternyata Anda bisa kontribusi, Anda akan disebut memecah dan menghancurkan apa yang disebut glass ceiling atau langit-langit yang membatasi perempuan,” tuturnya.
Menkeu juga menyarankan kepada perempuan yang memiliki cita-cita tinggi dan ambisi yang tinggi untuk berbuat yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat, untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, ilmu, karakter, dan sikap.
“Kalau perempuan mendapatkan kesempatan pendidikan mendapatkan kesempatan untuk berkembang di dalam keahliannya dalam karirnya akan memberikan nilai tambah baik di bidang sosial ekonomi politik dan tentu saja di keluarganya,” ucap Menkeu.
Bahkan berdasarkan sebuah studi menunjukkan bahwa apabila perempuan-perempuan di dunia diberikan kesempatan dan kontribusi yang sama, dunia akan mendapatkan nilai tambah manfaat hingga mencapai 28 triliun dolar AS. Jumlah tersebut itu hampir lebih dari 20 kali GDP Indonesia atau 26 persen ekonomi dunia akan jauh lebih besar.
“Kalau kita memberdayakan serta memberi kesempatan yang sama sebetulnya kita memberikan manfaat tidak hanya kepada perempuan dan anak-anak ini supaya menjadi manusia yang punya kepercayaan diri, mampu memiliki peranan yg optimal, namun sebetulnya kita juga sedang menginvestasikan perubahan yang luar biasa,” tutur Menkeu.
Baca juga: G20 Sambut Baik Rencana AS Lakukan KTT Pangan
Lebih lanjut Menkeu menyampaikan bahwa dalam Presidensi G20, Indonesia juga berbicara mengenai gender dan equality terutama dengan kaitan perempuan di bidang ekonomi di dalam usaha kecil dan menengah. Pada G20 jalur finance track turut dibahas topik-topik yang berhubungan dengan pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan pertama yang berhubungan dengan inklusi keuangan.
Pada peringatan Hari Kartini 2022 ini Menkeu berharap perempuan tidak hanya sekedar meniru penampilan Kartini namun melihat mendapatkan inspirasi dan kemudian meniru karakter serta semangat Kartini untuk bisa memajukan perempuan-perempuan.
“Sehingga perempuan akan menjadi sebuah tokoh atau tiang dari negara yang bisa mendidik tidak hanya anak-anaknya namun juga masyarakat menjadi masyarakat yang adil karena itu akan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat itu sendiri terhadap ekonomi dan keluarganya,” ujar Menkeu Sri Mulyani.(Ant/OL-4)
Ajang Women's Day Run 10K 2025 diikuti 6.000 peserta, melampaui angka tahun sebelumnya yang mencapai 5.000 pelari dari berbagai komunitas dan latar belakang.
Midtown Residence Jakarta gelar talkshow inspiratif di hari Kartini
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, The Sunan Hotel Solo menggelar acara istimewa bertajuk “Suara Kartini: 21 Perempuan, 1 Semangat” pada 21 April 2025.
IBU ialah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Generasi yang memiliki daya pikir yang baik lahir dari ibu yang sehat, pintar, dan berdaya.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Grand Mercure Solo Baru bersama Solopos Media Grup menggelar talkshow bertajuk "Membangun Kolaborasi untuk Masa Depan".
Lomba yang disiapkan manajemen adalah lomba menggulung stagen bagi 'bapak-bapak' Head of Department (HOD), lomba merias wajah berpasangan, dan lomba fashion show.
Kemenkeu mencatat penerimaan bea cukai Rp44,9 triliun hingga Februari 2026, terkontraksi 14,7% dibanding tahun lalu. Ini penyebabnya.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, penerima atau awardee beasiswa LPDP harus menghormati Indonesia dan rakyat Indonesia. I
Kemenkeu ungkap 44 alumni LPDP belum kembali ke RI. Menkeu Purbaya tegaskan sanksi berat berupa pengembalian dana plus bunga hingga blacklist permanen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved