Selasa 22 Maret 2022, 14:57 WIB

Perlu Langkah Strategis untuk Segera Atasi Learning Loss

Mediaindonesia.com | Humaniora
Perlu Langkah Strategis untuk Segera Atasi Learning Loss

Antara/Arif Firmansyah.
Sejumlah siswa mengikuti pelajaran olahraga saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di SDN 2 Loji, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (21/3).

 

LEARNING loss harus segera diatasi lewat kebijakan yang mampu menggerakkan para pemangku kepentingan dan masyarakat dalam melaksanakan pola pendidikan yang adaptif pascapandemi. 

"Learning loss yang terjadi sepanjang pandemi covid-19 harus diatasi secara sistematis lewat kebijakan yang mampu menggerakkan para pemangku kepentingan di sektor pendidikan dan masyarakat," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/3). 

Disrupsi di sektor pendidikan sepanjang pandemi, menurut Lestari, membuat bangsa kita mengalami learning loss akibat masyarakat dan para tenaga pendidik serta peserta didik kesulitan beradaptasi dengan pola pendidikan yang diterapkan. Secara umum learning loss sering diartikan sebagai kemunduran secara akademis dari para peserta didik terkait dengan kesenjangan yang berkepanjangan atau proses pendidikan yang berlangsung secara tidak baik.

Pada September 2021, Bank Dunia (World Bank) mengungkap hasil temuan yang menyebut bahwa siswa Indonesia kehilangan 0,9 tahun atau sekitar 10 bulan masa pembelajaran di sekolah akibat pandemi covid-19 sejak awal 2020. Perubahan drastis dari pola pendidikan tatap muka menjadi pola pendidikan daring yang menuntut kemandirian peserta didik dan orangtua murid, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, masih banyak menghadapi kendala dalam pelaksanaannya. 

Learning loss semakin parah, tegas Rerie yang juga anggota Komis X DPR dari Dapil II Jawa Tengah, akibat ketimpangan digital di Indonesia yang berdampak pada pendidikan. Langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan para peserta didik di setiap tingkatan, tambah Rerie, harus segera dilakukan lewat kebijakan yang mampu menggerakkan para pemangku kepentingan dan masyarakat dalam mengatasi sejumlah kendala itu. 

Baca juga: Ciptakan Lapangan Kerja di Daerah, Cegah Pekerja Migran Ilegal

Para pemangku kepentingan, ujarnya, harus mampu mewujudkan kesiapan para tenaga pengajar, peserta didik dan orangtua murid dalam melaksanakan pola pendidikan yang baru. Rerie, yang juga anggota Majelis Tinggi Partai NasDem, mendorong semua pihak untuk segera mewujudkan sistem pendidikan yang adaptif agar bangsa Indonesia dapat segera mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan akibat learning loss yang dialami sepanjang pandemi. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Seniman Silat Dharmasraya Berbagi Ilmu ke Pemuda di Program Belajar Bersama Maestro 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 17:51 WIB
Program itu memberikan kesempatan istimewa kepada puluhan pegiat seni budaya dari Sumatra Barat, Riau dan Jambi untuk berguru langsung...
Ilustrasi

5 Tips Berkurban Bebas PMK

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 17:48 WIB
drh. Denny Widaya Lukman memberikan tips pemilihan, penyembelihan hingga pengolahan daging hewan kurban bebas penyakit mulut dan kuku...
ANTARA/Makna Zaezar

MUI Tegaskan Wabah PMK mesti Direspons secara Proporsional

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 17:45 WIB
Pencegahan dan penanganan penularan penyakit ternak tersebut harus dilakukan dengan melibatkan ahli kesehatan hewan serta ahli keagamaan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya