Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu dampak pandemi covid-19 dari segi kesehatan adalah peningkatan jumlah obesitas pada masyarakat. Peningkatan kasus obesitas ini menjadi warning karena bisa memicu berbagai masalah kesehatan lainnya, mulai dari diabetes, strok, hingga penyakit jantung.
“Terkait dengan peningkatan prevalensi obesitas pada saat pandemi dibandingkan sebelum pandemi, angka pastinya kita belum dapatkan secara nasional,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes Elvieda Sariwati, dalam Peringatan Hari Obesitas Sedunia, pada 2 Maret 2022 lalu.
Menurutnya, meskipun angka kenaikan kasus obesitas di Indonesia sampai saat ini belum bisa dipastikan namun berdasarkan studi-studi kecil yang dilakukan oleh universitas ataupun organisasi menunjukkan adanya peningkatan.
“Kalau kita melihat data dari CDC Amerika Serikat, dari studi kohort yang dilakukan pada pasien-pasien di rumah sakit terjadi peningkatan dua kali lipat dari sebelum pandemi ke pandemi. Jadi pada saat pandemi ini meningkat dua kali lipat dibanding sebelum pandemi. Itu yang ada, tapi kalau data Indonesia secara nasional kita belum punya,” ungkap Elvieda.
Tidak hanya pada orang dewasa, obesitas pada anak juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. “Jadi memang yang perlu kita waspadai adalah sudah terjadi komorbiditas. Komorbiditas ada banyak, mulai dari kepala sampai ujung kaki,” tambah dr. Windra Pratika, Sp.A.
“Misalnya, anaknya saat tidur ngorok. Jangan-jangan sudah terjadi obstructive sleep apnea syndrome (OSA). Atau mungkin anaknya mengalami nyeri perut di kuadran kanan atas. Jangan-jangan sudah terjadi hepatomegali, atau mungkin ada batu empedu. Bisa terjadi pada komorbid dari obesitas sendiri,” jelas dr. Windra.
Ia menambahkan jika anaknya gemuk tapi di belakang lehernya seperti ada akantosis nigrikans. Haruslah diperiksa lebih jauh, jangan-jangan sudah terjadi resistensi insulin atau sudah terjadi diabetes mellitus tipe 2 pada anak tersebut. "Itulah mungkin warning-warning sign pada anak obesitas. Jadi pada anak obesitas yang sudah terjadi komorbiditas, inilah yang harus segera kita tatalaksana,” tutup dr Windra. (Medcom.id/H-2)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved