Minggu 27 Februari 2022, 18:32 WIB

Konsep Karnus Mengatasi Berbagai Penyakit Degeneratif

Eni Kartinah | Humaniora
Konsep Karnus Mengatasi Berbagai Penyakit Degeneratif

Isy
Kuliah Konsep Karnus 8, Beri Edukasi kepada Masyarakat untuk Mengatasi Berbagai Penyakit Degeneratif.

 

TUBUH yang sehat dan dapat beraktivitas secara optimal tentunya menjadi harapan semua orang.

Namun, hal tersebut cukup sulit untuk dapat terealisasi di tengah berbagai kebiasaan pola makan dan pola hidup yang kurang sehat di era modern seperti sekarang ini.

Terlebih situasi pandemi covid-19 masih terus berlanjut dan meningkatnya jumlah pasien di pusat pelayanan kesehatan masyarakat.

Tingginya angka penderita penyakit degeneratif dan sel abnormal dari tahun ke tahun juga menjadi kekhawatiran Iwan Benny Purwowidodo dan memecut tekad beliau untuk mempelajari lebih dalam tentang skema tubuh manusia sesuai dengan penciptaan Tuhan YME.

Berdasarkan pada ilmu-ilmu pengetahuan, seperti biologi dasar, kimia dasar, bio-kimia, bio-molekuler dan lain sebagainya akhirnya terangkum sebuah konsep kesehatan yang dinamakan Konsep Karnus.

Dalam rangka memperkenalkan dan mengajak masyarakat untuk lebih memahami tubuh agar terhindar dari berbagai macam penyakit berbahaya, Konsep Karnus mengadakan kegiatan seminar yang dihadiri oleh kalangan dokter, akademisi, dan masyarakat umum bernama Kuliah Konsep Karnus yang telah berjalan selama 8 angkatan sejak tahun 2019.

Angkatan ke-8 baru saja berlangsung pada tanggal 26-27 Februari 2022 secara offline di Hotel Luminor, Sidoarjo, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Pada Kuliah Konsep Karnus 8 ini, Iwan Benny Purwowidodo menyampaikan bahwa manusia telah diciptakan dengan algoritma yang sempurna, sehingga secara alami mampu untuk memperbaiki diri sendiri.

"Dari hasil penelitiannya disimpulkan bahwa berbagai penyakit berawal dari lambung yang bermasalah, sehingga berakibat pada kurangnya nutrisi yang dapat diserap oleh tubuh untuk digunakan dalam proses regenerasi," jelas Iwan pada keterangan pers, Minggu (27/2).  

"Lebih dalam lagi, akibat dari lambung yang bermasalah, makanan tidak bisa tercerna menjadi makanan sel, dalam artian karbohidrat menjadi glukosa, protein menjadi asam amino dan lemak (trigliserid) menjadi asam lemak dan gliserol," paparnya.

"Hal tersebut dapat memicu timbulnya penyakit-penyakit degeneratif seperti, hipertensi, diabetes, stroke, kanker dan lain sebagainya," tambah Iwan.

Oleh karena itu, Iwan Benny selalu menyampaikan, "Untuk sehat kita harus mengerti bagaimana cara kerja tubuh, sehingga kita butuh ilmu agar lebih memahami dan tidak salah dalam memilih pengobatan yang tepat."

Tidak hanya dihadiri oleh masyarakat umum yang ingin lebih memahami cara menjaga kesehatan tubuh dengan lebih optimal, Kuliah Konsep Karnus Angkatan 8 juga kembali dihadiri oleh Ahli Biomedik sekaligus Dosen Fakultas Kedokteran Unika Soegijapranata Semarang, dr. Sugeng Ibrahim, M.Biomed sebagai pembicara tamu.

Dalam kesempatan ini dr. Sugeng menyampaikan materi tentang manfaat EGCG (Epigallocatechin-3-Gallate) pada pengobatan kanker kolorektal (kanker kolon dan rektum).

Menurut dr. Sugeng, nutrisi yang diformulasikan oleh Konsep Karnus salah satunya ALGATEA mengandung EGCG serta terdapat ikatan kompleks dari senyawa tanin dan kolagen yang terbukti mampu menekan pertumbuhan sel kanker (proliferasi), mendorong apoptosis (bunuh diri sel yang rusak) dan mampu mengganggu sinyal kanker.

“Jadi, ALGATEA terbukti secara ilmiah mampu mengatasi kanker (hard proof!),” jelasnya.

Tidak hanya dr. Sugeng, pada kuliah Konsep Karnus angkatan 8 ini, Prof. Dr. C. Hanny Wijaya, M.Agr yang merupakan Guru Besar Jurusan Teknologi Pangan & Gizi, Institut Pertanian Bogor juga turut hadir untuk menyampaikan materi tentang pangan fungsional.

Selain Prof. Hanny, Prof. Muchtaridi, Ph.D., Apt (Guru Besar Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran Bandung) juga menyempatkan hadir sebagai pembicara tamu untuk menyampaikan materi tentang pengaruh antioksidan alami terhadap pencegahan dan pengobatan kanker.

Pada seminar ini juga dihadirkan survivor penyakit diabetes dan kanker yang telah sembuh dari penyakit yang selama ini diderita.

Izzudin salah satu peserta program sembuh diabetes Karnus hadir untuk memberikan kesaksian atas progress yang telah ia rasakan.

“Alhamdulillah setelah sekitar 10 tahun menderita diabetes bahkan hingga suntik insulin, setelah menjalankan Program Sembuh Diabetes Karnus sejak Desember 2021," katanya.

"Gula darah saya sudah normal dan sakit di kaki saya yang biasanya cekot-cekot dan panas setiap sore, sekarang sudah tidak ada lagi. Hal ini tidak lepas dari penggunaan KarnusBOT1 yang sangat membantu dalam memantau kondisi kesehatan saya,” tutur Izzudin.

Syafa yang masih duduk dibangku SMP juga sebelumnya harus merasakan pengalaman pahit karena sepertiga otaknya terkena kanker. “Dulu sampai nggak bisa lihat (buta), sekarang sudah sehat dan bisa aktif sekolah lagi”, terang Syafa.

Tak sedikit dari peserta mengapresiasi acara Kuliah Konsep Karnus, karena tidak hanya menyampaikan materi secara teoritik tetapi juga memberikan pengalaman secara langsung melalui praktikum-praktikum tentang skema pemecahan makanan oleh asam lambung, proses metabolisme lemak dan lain sebagainya.

“Saya sangat senang dengan acara seperti ini, jadi semakin paham bagaimana cara menjaga kesehatan yang sesuai dengan aturanNya” ungkap Bambang.

Senada dengan Bambang, Putri juga menyampikan bahwa acara yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut merupakan seminar yang cukup kompleks,

“Tidak hanya materi yang detail tetapi dengan adanya praktikum dan analogi yang disampaikan oleh Pak Iwan mempermudah saya dalam memahami”.

Iwan Benny berharap Konsep Karnus dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan dunia. Sehingga dengan semakin pahamnya manusia akan dirinya, maka kita dapat mencegah berkembangnya berbagai penyakit berbahaya.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Konsep Karnus dan ingin konsultasi kesehatan secara gratis, silakan mengunjungi www.konsepkarnus.com.  

Selain itu, untuk mempermudah masyarakat Indonesia memantau kondisi kesehatan penderita diabetes, Karnus telah meluncurkan robot pintar bernama KarnusBOT1, yang dapat diakses di https://karnusbot1.tokokarnus.com/.

Konsultasi dokter secara gratis juga bisa didapatkan melalui platform digital ini. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist

Penyakit Gagal Ginjal Harus Ditangani Secara Komprehensif

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 28 September 2022, 18:58 WIB
Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia Tony Richard Samosir menilai penyakit gagal ginjal akan sangat terbantu dengan adanya...
DOK Instagram.

Asmaul Husna: Allah Al-Halim Maha Toleran kepada Pelaku Maksiat

👤Meilani Teniwut 🕔Rabu 28 September 2022, 18:52 WIB
Kali ini mari kita pahami salah satu asmaul husna atau nama-nama terindah Allah SWT yaitu Al-Halim. Arti asmaul husna Al-Halim yaitu Maha...
Ist

Redless V-Beam Laser Cara Efektif Atasi Masalah Jerawat

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 September 2022, 18:43 WIB
Selain itu, terdapat Pico Laser yang multi-fungsi yang berguna untuk menyamarkan bopeng bekas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya