Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kembali mengingatkan pasien omikron tanpa gejala hingga bergejala ringan untuk karantina di rumah. Sehingga rumah sakit fokus menangani pasien bergejala sedang hingga kritis.
“Biarkan rumah sakit menjadi tempat saudara-saudara kita yang parah, berat, dan kritis yang butuh oksigen dirawat di sana,” kata Budi dalam telekonferensi, Senin, (31/2).
Baca juga: Pemerintah Waspadai Potensi Peningkatan Pasien Rawat Inap
Budi mengatakan tingkat kesembuhan pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit mencapai 85 persen. Sebanyak 10 persen di antaranya memiliki gejala sedang hingga kritis.
“Sehingga kami imbau kalau OTG tidak usah dirawat di rumah sakit,” papar dia.
Menurut Budi, kemauan pasien OTG dan bergejala ringan isolasi di rumah sangat penting. Hal itu guna mencegah rumah sakit kolaps bila seluruh pasien dirawat di fasilitas pelayanan kesehatan.
“Kalau hanya gejala ringan dan saturasi oksigen masih di atas 95 persen, di rumah saja agar rumah sakit untuk orang yang benar-benar butuh,” tutur mantan Wakil Menteri BUMN itu. (H-3)
Pemanfaatan teknologi digital dalam layanan JKN mencakup penggunaan Aplikasi Mobile JKN sebagai kanal utama layanan peserta, penerapan antrean online di fasilitas kesehatan
TIDAK hanya manusia, alam pun bisa murka. Kini luapan amarahnya membanjiri tiga provinsi di Indonesia tercinta.
Dengan rincian Aceh 13 rumah sakit dan 122 puskesmas, Sumatra Utara 18 rumah sakit dan 22 puskesmas dan Sumatera Barat 9 puskesmas.
Kemenimipas menutup kalender 2025 dengan sederet capaian strategis yang menandai semakin matangnya kementerian baru bentukan pemerintahan Presiden Prabowo.
BEROBAT di Malaysia semakin umum dilakukan masyarakat Indonesia. Layanan kesehatan yang lebih mumpuni dan canggih dengan biaya terjangkau menjadi beberapa alasannya.
MEMASUKI tahun ke-12 penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berbagai capaian sudah diraih Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved