Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kembali mengingatkan pasien omikron tanpa gejala hingga bergejala ringan untuk karantina di rumah. Sehingga rumah sakit fokus menangani pasien bergejala sedang hingga kritis.
“Biarkan rumah sakit menjadi tempat saudara-saudara kita yang parah, berat, dan kritis yang butuh oksigen dirawat di sana,” kata Budi dalam telekonferensi, Senin, (31/2).
Baca juga: Pemerintah Waspadai Potensi Peningkatan Pasien Rawat Inap
Budi mengatakan tingkat kesembuhan pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit mencapai 85 persen. Sebanyak 10 persen di antaranya memiliki gejala sedang hingga kritis.
“Sehingga kami imbau kalau OTG tidak usah dirawat di rumah sakit,” papar dia.
Menurut Budi, kemauan pasien OTG dan bergejala ringan isolasi di rumah sangat penting. Hal itu guna mencegah rumah sakit kolaps bila seluruh pasien dirawat di fasilitas pelayanan kesehatan.
“Kalau hanya gejala ringan dan saturasi oksigen masih di atas 95 persen, di rumah saja agar rumah sakit untuk orang yang benar-benar butuh,” tutur mantan Wakil Menteri BUMN itu. (H-3)
Pemanfaatan teknologi digital dalam layanan JKN mencakup penggunaan Aplikasi Mobile JKN sebagai kanal utama layanan peserta, penerapan antrean online di fasilitas kesehatan
TIDAK hanya manusia, alam pun bisa murka. Kini luapan amarahnya membanjiri tiga provinsi di Indonesia tercinta.
Dengan rincian Aceh 13 rumah sakit dan 122 puskesmas, Sumatra Utara 18 rumah sakit dan 22 puskesmas dan Sumatera Barat 9 puskesmas.
Kemenimipas menutup kalender 2025 dengan sederet capaian strategis yang menandai semakin matangnya kementerian baru bentukan pemerintahan Presiden Prabowo.
BEROBAT di Malaysia semakin umum dilakukan masyarakat Indonesia. Layanan kesehatan yang lebih mumpuni dan canggih dengan biaya terjangkau menjadi beberapa alasannya.
MEMASUKI tahun ke-12 penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berbagai capaian sudah diraih Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved