Kamis 20 Januari 2022, 19:50 WIB

Indonesia Perlu Adakan Victim Impact Statement Demi Keadilan untuk Korban Kejahatan Seksual 

Atalya Puspa | Humaniora
Indonesia Perlu Adakan Victim Impact Statement Demi Keadilan untuk Korban Kejahatan Seksual 

Ilustrasi
Ilustrasi kekerasan seksual

 

DI tengah maraknya kasus kejahatan seksual pada anak yang terjadi, Indonesia perlu mengadakan victim impact statement untuk menentukan hukuman yang pantas bagi pelaku. 

"Sudah sejak awal tahun 2000-an saya katakan Indonesia perlu mengadakan victim impact statement. Di situlah korban bisa utarakan apa yang mereka anggap sebagai keadilan, termasuk terkait hukuman paling adil yang patut dikenakan ke pelaku," kata Reza Indragiri Amriel, Konsultan Lentera Anak Foundation saat dihubungi, Jumat (20/1). 

Ia menyatakan, victim impact statement menjadi bukti pelibatan korban secara langsung dalam menentukan jalannya proses hukum sampai jatuh vonis. 

Baca juga : Pemahaman Masyarakat Harus Ditingkatkan terkait Tindak Kekerasan Seksual

Terkait dengan kasus pelecehan anak di panti asuhan wilayah Depok yang dilakukan Lukas Lucky Ngalngola, Reza mengungkapkan, vonis hakim yang menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp100 juta sebenarnya bisa diperberat lagi. 

"Dengan status sedemikian rupa, maka sebetulnya tersedia pasal pemberatan, yakni plus sepertiga masa hukuman. Apalagi jika korbannya lebih dari satu dan mengalami guncangan psikis hebat, maka hukumannya bisa mencapai seumur hidup bahkan hukuman mati. Juga ada restitusi, yaitu kewajiban membayar ganti rugi kepada korban," beber dia. (OL-7)

Baca Juga

Antara/Mohamad Hamzah

Pengawasan Ketat Ternak Impor dan Karantina Hewan Cegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:44 WIB
“Titik-titik pemeriksaan, pengawasan dan karantina untuk sapi impor perlu menjadi fokus pemerintah supaya PMK tidak semakin...
DOK Kemenko PMK

Pemerintah Maksimalkan Perlindungan Bagi Anak dan Penyandang Disabilitas yang Terdampak Pandemi

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:01 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, masa depan anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang kehilangan orang tua pada masa Pandemi...
Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya