Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono mengungkapkan, pihaknya menyiapkan empat skema pendanaan untuk melakukan percepatan rehabilitasi mangrove.
"Pertama, APBN dan APBD bisa kita optimalkan penggunaannya," kata Hartono dalam acara Peran Insan Pers dalam Membangun Inisiatif Kolabirasi Percepatan Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan di Jakarta, Kamis (20/1).
Selanjutnya, upaya pengumpulan dana juga dilakukan melalui skema grant and loan dari para pendonor yang berminat untuk berpartisipasi dalam kegiatan rehabilitasi mangrove.
Ketiga yakni skema investasi. Sekma tersebut dilakukan pada lokasi mangrove terdegradasi yang luas namun tidak dalam lingkungan masyarakat. Dalam skema tersebut, dimungkinkan juga peran perusahaan yang menggunakan kawasan untuk ikut serta dalam upaya percepatan rehabilitasi mangrove.
"Terakhir adalah CSR yang bisa kita kanalisasi dan kita dorong untuk tidak saja melakukan penanaman rehabilitasi mangrove langsung, tapi juga kegiatan-kegiatan pendukung seperti edukasi, penguatan kelembagaan masyarakat sehingga mangrove bisa dikelola dengan lebih baik," beber Hartono.
Di awal pembentukan BRGM pada 2021 lalu, Hartono menyebutkan bahwa pihaknya membutuhkan dana sebanyak Rp18,4 triliun untuk perencanaan dan pembangunan data base rehabilitasi mangrove. Sementara itu, dibutuhkan dana sebesar Rp5,8 triliun pertahun untuk biaya pemeliharaan, pendampingan dan penguatan ekonomi masyarakat.
"Dengan partisipasi dari seluruh stakeholder dan optimalisasi dari sumber pendanaan, kami yakin bahwa target percepatan rehabilitasi mangrove dapat kita realisasikan bersama-sama," ucap dia.
Seperti diketahui, BRGM mengemban tugas untuk melakukan rehabilitasi pada 600 ribu hektar area hutan mangrove. Adapun, pada 2021, BRGM telah berhasil melakukan rehabilitasi pada 34 ribu hektar lahan hutan mangrove.
"Rehabilitasi mangrove tentu tidak hanya sekadar menanam, tapi juga bagaimana dalam jangka panjang mangrove yang kita rehabilitasi ini bisa memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat," ucap dia.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengungkapkan, upaya rehabilitasi mangrove menjadi salah satu kunci dalam pengendalian iklim dan penurunan efek gas rumah kaca. Terlebih Indonesia memiliki hutan mangrove seluas 3,3 juta hektar yang merupakan hutan mangrove terluas di Asia.
"Mangrove juga akan membawa nama baik Indonesia dalam mendukung kepemipinan G20 di 2022 ini," ucap Siti.
Dikatakannya, sejumlah kawasan mangrove di Bali akan menjadi lokasi yang dikunjungi oleh para kepala dan pemimpin negara di dunia dari grup G20.
"Ini akan menjadi bukti komitmen kuat Indonesia dalam penanganan perubahan iklim dengan prisip pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan," pungkas dia. (H-2)
Keberhasilan Indonesia mencapai target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 sangat bergantung pada percepatan restorasi gambut.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Data historis menunjukkan bahwa emisi gas rumah kaca (GRK) dari lahan gambut serta kebakaran hutan masih menjadi kontributor utama peningkatan emisi nasional.
Kolaborasi antara IPB University dengan Kyoto University bertujuan meningkatkan peran masyarakat sebagai ujung tombak dalam penuntasan masalah gambut yang masih berkelindan di tanah air,
Kubah gambut merupakan sumber air yang sangat penting bagi kesehatan tanah di sekitarnya, terutama saat musim kemarau.
Buruknya perlakuan terhadap ekosistem gambut pun menyebabkan kerentanan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ikut meningkat.
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) menggelar rakornas Kelompok Kerja Mangrove Daerah 2026.
Kementerian Kehutanan resmi meluncurkan Platform Mangrove Data Nusantara (Mandara) sebagai sistem integrasi data mangrove nasional.
Hingga tahun 2025, capaian rehabilitasi mangrove M4CR di Provinsi Kalimantan Utara seluas 6.543 hektare.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Upaya pemulihan lingkungan pesisir di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai menunjukkan hasil konkret.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved