Rabu 29 Desember 2021, 05:15 WIB

Ingin Terhindar dari Hipertensi? Berhenti Merokok!

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Ingin Terhindar dari Hipertensi? Berhenti Merokok!

Freepik
Ilustrasi

 

ROKOK merupakan salah satu faktor risiko pemicu hipertensi, yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit berbahaya lainnya, seperti jantung, kanker, stroke, dan gangguan organ vital.

Untuk menekan risiko tersebut, perokok harus diberikan informasi akurat mengenai berbagai solusi yang ada untuk membantu mereka berhenti merokok demi menekan risiko hipertensi.

Masalah hipertensi menjadi pembahasan dalam diskusi daring Ngobrol Pintar dan Inspiratif Soal Hipertensi Bareng Dokter yang diselenggarakan Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) bersama Perhimpunan Hipertensi Indonesia (Inash) dan Omron Healthcare Indonesia.

Baca juga: Kejar Target Imunisasi BIAS 2022

"Kalau bicara hipertensi bukan bicara tensinya berapa dan mengandalkan pemeriksaan, tapi variasinya. Jangan berpikir karena hipertensi jadi tes berulang-ulang agar tahu tekanan tensinya setinggi apa," ujar Dokter Spesialis Syaraf, Yuda Turana dalam diskusi tersebut, dikutip dari siaran resmi, Rabu (29/12).

Dilansir dari laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Dua penyakit tersebut menjadi penyebab kematian nomor satu bagi warga AS.

Hipertensi biasanya tidak memiliki gejala, jadi salah satunya cara untuk mengetahuinya dengan melakukan pemeriksaan medis.

Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Padjadjaran (Unpad) Ardini Raksanagara menambahkan agar terhindar dari hipertensi, masyarakat harus menerapkan pola hidup sehat.

Jika memiliki riwayat seperti perokok berat, harus mulai berhenti merokok dan hindari perilaku berisiko lainnya seperti konsumsi makanan tinggi garam.

"Kalau mau terhindar dari hipertensi, harus hindari rokok, mulai makan makanan sehat, dan berolahraga. Aktivitas fisik minimal 30 menit sehari," katanya dalam diskusi tersebut.

Sependapat dengan Ardini, Ketua Indonesian Young Pharmacist Group (IYPG) Arde Toga Nugraha juga menyarankan perokok dewasa untuk mulai berhenti merokok demi meminimalisasi risiko terkena penyakit hipertensi. Namun, berhenti merokok secara langsung tidaklah mudah.

"Di sini peran tenaga kesehatan untuk menyampaikan bahwa ada risiko kalau terus dilanjutkan dan bagaimana cara mengatasi maupun mencegah adanya risiko tersebut. Mereka harus diberikan pemahaman," katanya.

Selain menyampaikan risiko rokok terhadap kesehatan, perokok dewasa juga perlu mendapat informasi terkait solusi yang bisa membantu mereka berhenti merokok. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Banjir Peminat, The Jakarta Dog Show Diharapkan Memicu Perawatan Hewan Peliharaan Lebih Baik

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 06:02 WIB
Ketua Pelaksana penyelenggaraan The Jakarta Dog Show 2022, Susy Suryani menambahkan, edukasi memang menjadi pesan penting dalam...
Unsplash/Curology

Covid-19 Belum Usai, Dokter Ingatkan Selalu Jaga Imunitas Tubuh

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 06:00 WIB
Dokter mengingatkan masyarakat terus melanjutkan menjaga imunitas tubuhnya dengan menjalani gaya hidup sehat, apalagi pandemi covid-19...
Antara

Hari Ini, 15 Ribu Orang Terima Vaksinasi Kedua

👤MGN 🕔Minggu 25 September 2022, 22:57 WIB
Total 171.077.825 orang telah menerima vaksin lengkap per Minggu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya