Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DI antara sejumlah penyebab munculnya kulit kusam, termasuk pada masa pandemi covid-19, yakni cara berjemur yang salah. Hal itu dikatakan dokter spesialis kulit dan kelamin dari Klinik Bamed Bintaro Mohammad Yoga Adi Waskito.
"Masalah kulit kusam juga sering terjadi akibat cara berjemur yang salah," kata dia dalam siaran pers, dikutip Sabtu (18/12).
Yoga mengatakan, beberapa cara berjemur yang benar yaitu saat kisaran UV index 3-5, sekitar 5-15 menit untuk kulit terang, 15-30 menit untuk kulit yang lebih gelap.
Baca juga: Komit Mengedukasi Perempuan bahwa Cantik tak Harus Mahal
Berjemur pun sebaiknya dilakukan sebanyak 2-3 kali seminggu dan hanya diperlukan 15% bagian dari seluruh badan saja dengan pilihan area badan seperti area punggung, kedua lengan bawah, punggung tangan, dan tungkai bawah. Hindari daerah wajah dan leher.
"Lindungi anggota tubuh lain dengan penggunaan topi, kacamata, dan tabir surya minimal SPF 30 PA+++ yang tahan air. Apabila sudah terjadi wajah kusam, flek atau bercak kecoklatan pada wajah dapat dikonsultasikan pada dokter spesialis dermatologi dan venereologi," ujar Yoga.
Selain kulit kusam, jerawat atau maskne juga menjadi masalah belakangan ini. Penyebabnya adalah penggunaan masker untuk aktivitas sehari-hari lalu sering kali menimbulkan masalah jerawat di area wajah yang tertutup oleh masker, seperti dagu, hidung, dan pipi bagian bawah.
Yoga mengatakan, pengunaan masker dalam waktu lama membuat kulit wajah erus bergesekan dengan masker, sehingga kulit wajah mudah berkeringat dan lembap, yang menjadi sarana baik bagi kuman penyebab jerawat berkembang biak.
Pengobatan maskne sama seperti dengan jerawat pada umumnya. Beberapa tips yang harus diperhatikan dalam menggunakan masker antara lain harus mengganti masker jika sudah terlalu lembap, cuci masker kain setelah dipakai dan membersihkan wajah sebelum dan sesudah pakai masker.
Selain itu, selalu menggunakan pelembap untuk mengurangi gesekan kulit dengan masker, rutin mengoleskan tabir surya, dan menghindari pengunaan makeup yang terlalu tebal. (Ant/OL-1)
Industri ritel kecantikan di Indonesia terus berkembang seiring perubahan pola konsumsi dan strategi bisnis pelaku usaha.
Seiring mudahnya akses terhadap produk skincare di pasaran, edukasi berbasis sains sangat krusial agar masyarakat dapat memilih produk dengan benar dan aman.
Kylie Jenner mengungkapkan bahwa ia menjalani terapi sel punca untuk menangani sakit punggung yang tak kunjung reda sejak melahirkan anak bungsunya.
DIKENAL sebagai pribadi yang praktis dalam tiap aspek kehidupan, Grace Tahir selalu mengutamakan efisiensi, termasuk dalam urusan perawatan kulit.
OMG Creator Fest 2025: Beautytainment Universe berlangsung pada 13-16 November 2025 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.
K Beauty Camp tidak hanya membawakan produk-produk saja yang dapat pengunjung coba di tempat, namun seluruh pengunjung juga berkesempatan mencoba berbagai experience zone.
Brand kecantikan lokal Somethinc menghadirkan rangkaian pencerah terbaru, Skinglow Series.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
PENDEKATAN dalam dunia estetika terus mengalami evolusi.
MEMASUKI usia 30-an, tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan bintik hitam mulai menjadi kekhawatiran utama, nutrisi dari dalam memegang peranan hingga 70%.
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
Kurang tidur, stres, merokok, dan konsumsi alkohol, bisa mendorong munculnya kulit kusam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved