Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) melaporkan pembentukan Siklon Tropis Rai di sekitar Pasifik Barat sebelah utara Papua, yang berdampak pada cuaca Indonesia
"Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, Siklon Tropis Rai terbentuk di posisi 6,0 derajat LU, 140,8 derajat BT (sekitar 950 km sebelah utara timur laut Biak) dengan kecepatan angin maksimum di sekitar pusatnya mencapai 35 knot (65 km/jam) dan tekanan udara di pusatnya sekitar 998hPa," ujar Deputi Bidang Meteorologi Guswanto dalam keterangan resmi, Selasa (14/12).
Untuk periode 48 jam ke depan, Siklon Tropis Rai masih menunjukkan eksistensinya dengan kecenderungan meningkat dan pergerakan sistem ke arah barat-barat laut semakin menjauhi wilayah Indonesia.
Baca juga: Anggaran Riset Kendaraan Listrik BRIN Dinilai Tidak Cukup
Siklon Tropis Rai tumbuh di area tanggung jawab RSMC (Regional Specialized Meteorological Centre) Tokyo, sehingga otorisasi analisis dan penamaan sistem siklonnya dilakukan oleh RSMC Tokyo.
Dalam periode 24 jam ke depan, Siklon Tropis Rai dapat berdampak secara tidak langsung terhadap kondisi cuaca di antaranya potensi hujan sedang - lebat di wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.
Kemudian potensi angin kencang 15-20 knot (27-37 km/jam) di wilayah Papua Barat bagian utara, Biak, Papua bagian utara, Maluku Utara.
Selanjutnya potensi Gelombang laut dengan tinggi gelombang 1.25 - 2.5 meter (moderate) di wilayah Laut Sulawesi bag. Timur, Perairan Bitung - Likupang - Kep. Sitaro, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Laut Maluku bag. Selatan, Perairan Barat Kep. Halmahera dan Teluk Cendrawasih.
Lalu potensi gelombang laut dengan tinggi gelombang 2.5 - 4.0 meter (rough sea) di wilayah Perairan Kep. Sangihe - Talaud, Laut Maluku bag. Utara, Perairan Utara dan Timur Kep. Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat - Papua dan Samudra Pasifik Utara Halmahera - Papua.
Baca juga: 7 Ribu Kekerasan Dialami Perempuan Sepanjang 2021
"Sementara itu sistem bibit siklon tropis 95S yang diidentifikasi dua hari terakhir berada di sekitar Laut Arafura, berdasarkan analisis hari ini sistem sirkulasinya masih cukup persisten dengan intensitas lemah dan probabilitasnya masih rendah untuk menjadi sistem siklon tropis dalam 24 jam ke depan," ujar Guswanto.
Untuk memperkuat informasi peringatan dini potensi cuaca ekstrem di level daerah, UPT BMKG wilayah Provinsi secara aktif melakukan diseminasi informasi peringatan dini potensi cuaca ekstrem dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
BMKG melalui Jakarta TCWC terus melakukan pemantauan perkembangan sistem siklon tersebut dan aktivitas dinamika atmosfer lainnya beserta potensi dampak cuaca ekstremnya. Terkait dengan potensi cuaca ekstrem tersebut, BMKG mengimbau untuk menghindari kegiatan pelayaran di wilayah perairan yang terdampak.
Selain itu menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, tepi pantai, dan lainnya. Kemudian mewaspadai potensi dampak seperti banjir/bandang/banjir pesisir, tanah longsor terutama di daerah yang rentan.
Lalu stakeholder terkait dapat terus mengintensifkan koordinasi dalam rangka antisipasi bencana hidrometeorologi, dan selalu memantau perkembangan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG melalui kanal informasi BMKG laman web https://www.bmkg.go.id, media sosial (Twitter, Instagram, Youtube) @infobmkg, aplikasi iOS dan android InfoBMKG atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. (Ant/H-3)
Pada awal 2026, Indonesia masih merasakan pengaruh fenomena La Nina.
Intensitas hujan tinggi yang terjadi di berbagai daerah harus diwaspadai bersama dan masyarakat tetap selalu meningkatkan kesiapsiagaan hingga kewaspadaan.
BPBD juga mengingatkan warga untuk mengantisipasi potensi kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BMKG mengimbau warga di sembilan kabupaten/kota di Sulawesi Utara mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi hingga 12 Agustus 2025.
Ravidho Ramadhan menempuh program Doktoral di Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM itu menjadi doktor termuda
BRIN melalui Pusat Riset Geoinformatika bersama PT. Urban Spasial Indonesia mengembangkan pemanfaatan teknologi Light Decection and Ranging (LiDAR) untuk pemetaan kebencanaan.
Bibit Siklon Tropis 97S yang saat ini terpantau di wilayah utara Australia berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.
BMKG sudah menyampaikan bahwa ada beberapa titik di Pulau Jawa yang dibayangi badai siklon yang mengakibatkan cuaca ekstrem.
BMKG El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diperkirakan berlangsung pada 6-13 Januari 2026.
Sistem siklon tersebut memicu terbentuknya daerah belokan angin, pertemuan massa udara, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.
BMKG mencatat, pada 29 Desember 2025 dini hari, bibit siklon tropis 96S berkembang menjadi Siklon Tropis HAYLEY yang berada di Samudera Hindia.
Siklon tropis baru-baru ini adalah pengingat bahwa Indonesia perlu memastikan ketangguhan infrastruktur, tata ruang, dan protokol tanggap darurat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved