Selasa 14 Desember 2021, 08:40 WIB

Anggaran Riset Kendaraan Listrik BRIN Dinilai Tidak Cukup

Faustinus Nua | Humaniora
Anggaran Riset Kendaraan Listrik BRIN Dinilai Tidak Cukup

ANTARA/MUHAMMAD IQBAL
Pengisian ulang mobil listrik pada Pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 di Puspitek, Serpong, Rabu (24/11/2021).

 

BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Teknik (OR IPT) mengalokasikan Rp19 miliar untuk rumah program teknologi kendaraan listrik berbasis baterai berlisensi Indonesia. Anggaran riset tersebut dinilai masih terlalu sedikit untuk bisa mencapai hasil yang diharapkan.

Peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) Syarif Hidayat mengatakan bila anggara seperti itu digunakan untuk riset sejak tahap awal tentu masih jauh dari cukup. Namun, bila untuk tahap-tahap tertentu yang tidak membutuhkan anggaran yang besar mungkin masih cukup.

Baca jugaDikti-Ristek: Penelitian dan Pengabdian di PT Bukan untuk Naik Jabatan

"Tergantung lingkup kerjanya ya. Bila membangun dari nol termasuk molding body, saya kira kurang. Saya kebetulan belum tahu apa saja yang akan dikerjakan dengan dana sebegitu," ujarnya kepada Media Indonesia, Senin (13/12).

Rencananya, anggaran Rp19 miliar digunakan untuk riset dengan target 10 prototype pada tahun 2022. Hal itu sekaligus mendukung prioritas riset nasional terkait kendaraan listrik.

"Mungkin saja KL prototipe, dengan subsistem yang sudah ada di pasar dan Ody dibuat manual atau pakai body yang sudah ada dimodifikasi," tambah peneliti Ventilator Indonesia (Vent-I) itu.

Untuk mencapai hasil yang optimel dalam riset, tentu dukungan dana menjadi hal penting. Apalagi riset terkait mobil listrik belum banyak dilakukan di Tanah Air. Artinya beberapa fasilitasnya mungkin akan diimpor dari luar negeri atau bekerja sama dengan lembaga riset negara lain. (H-3)

Baca Juga

Ist

Paiton Energy dan POMI Gelar Penanaman 15 Ribu Bibit Mangrove

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 20:39 WIB
Bibit pohon yang ditanam adalah jenis penyerap karbon dan pohon buah untuk makanan burung, di antaranya adalah bibit pohon Mimba, Kiara...
Ist

Dari Beasiswa, Pemuda asal Bone Bisa Menjadi Dosen di Jepang

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 20:18 WIB
Dengan bermodal kesungguhan, pemuda asal Bone, Sulawesi Selatan, Akrim Said, menggapai mimpinya untuk melanjutkan studi S2-nya di...
Dok. kemenkominfo

Kemenkominfo Sebut Masyarakat Indonesia sudah Siap Beralih ke Televisi Digital

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 27 Juni 2022, 19:59 WIB
Hasil survei internal Kementerian Kominfo menunjukkan, lebih dari 60 persen masyarakat siap untuk beralih dari TV analog ke TV...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya