Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Teknik (OR IPT) mengalokasikan Rp19 miliar untuk rumah program teknologi kendaraan listrik berbasis baterai berlisensi Indonesia. Anggaran riset tersebut dinilai masih terlalu sedikit untuk bisa mencapai hasil yang diharapkan.
Peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) Syarif Hidayat mengatakan bila anggara seperti itu digunakan untuk riset sejak tahap awal tentu masih jauh dari cukup. Namun, bila untuk tahap-tahap tertentu yang tidak membutuhkan anggaran yang besar mungkin masih cukup.
Baca juga: Dikti-Ristek: Penelitian dan Pengabdian di PT Bukan untuk Naik Jabatan
"Tergantung lingkup kerjanya ya. Bila membangun dari nol termasuk molding body, saya kira kurang. Saya kebetulan belum tahu apa saja yang akan dikerjakan dengan dana sebegitu," ujarnya kepada Media Indonesia, Senin (13/12).
Rencananya, anggaran Rp19 miliar digunakan untuk riset dengan target 10 prototype pada tahun 2022. Hal itu sekaligus mendukung prioritas riset nasional terkait kendaraan listrik.
"Mungkin saja KL prototipe, dengan subsistem yang sudah ada di pasar dan Ody dibuat manual atau pakai body yang sudah ada dimodifikasi," tambah peneliti Ventilator Indonesia (Vent-I) itu.
Untuk mencapai hasil yang optimel dalam riset, tentu dukungan dana menjadi hal penting. Apalagi riset terkait mobil listrik belum banyak dilakukan di Tanah Air. Artinya beberapa fasilitasnya mungkin akan diimpor dari luar negeri atau bekerja sama dengan lembaga riset negara lain. (H-3)
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
Tim peneliti Swiss berhasil menciptakan baterai solid-state yang lebih aman dan tahan lama. Temukan bagaimana teknologi ini mencegah korsleting pada mobil listrik.
Asuransi ini menyasar kendaraan listrik sesuai Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI).
Peralihan ke transportasi berbasis listrik memberi ruang lebih besar bagi pemerintah untuk mengendalikan tekanan fiskal, sekaligus mendukung agenda transisi energi.
Penjualan kendaraan elektrik di Indonesia pada 2025 melonjak pesat mencapai 175.144 unit, naik signifikan dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar 103.228 unit.
Pengendara wajib memiliki sisi emosional yang terkontrol agar tidak mengambil keputusan ceroboh yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
Realisasi belanja negara hingga akhir November 2025 masih berada di bawah target yang ditetapkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan dana untuk penanganan bencana setelah melakukan penyisiran anggaran negara yang mencapai Rp60 triliun.
Pakar UGMÂ Zaenur Rohman mengatakan, pemerintah mesti lebih dulu memastikan kelayakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya sebelum akhirnya dieksekusi.
Sebelumnya pada Senin, Presiden Donald Trump mengatakan kegagalan pemungutan suara lainnya dapat memicu PHK di kalangan pegawai federal.
mendesak agar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dibubarkan karena dianggap tidak memiliki fungsi yang jelas dan manfaat yang dirasakan masyarakat
Anggota DPR RI Rio Alexander Jeremia Dondokambey, mengingatkan pemerintah agar setiap anggaran negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan melalui pembahasan bersama DPR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved