Minggu 28 November 2021, 13:50 WIB

Waspadai Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Waspadai Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

Antara
Ilustrasi

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 28 - 29 November 2021.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut - Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 4 - 22 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 30 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan barat Lampung, Selat Sunda, perairan Banten - Jawa Barat, Laut Jawa bagian barat dan tengah, Laut Natuna Utara dan perairan selatan Kalimantan," kata Herizal dalam keterangannya Minggu (28/11).

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan timur P. Simeulue - Kepulauan Mentawai, perairan selatan Jawa Tengah - P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan P. Sawu, Laut Sawu bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah - NTT, Laut Natuna Utara.

Perairan Kep. Anambas - Kepulauan Natuna, Laut Natuna, perairan Pontianak, perairan Singkawang, perairan Ketapang, perairan Kendawangan, Selat Karimata bagian utara, perairan timur Lampung, Teluk Lampung bagian utara, Selat Sunda bagian utara, perairan utara Banten - Jawa Tengah, Laut Jawa bagian timur, perairan Kalimantan Tengah bagian timur, perairan Samarinda

Perairan Balikpapan, Selat Makassar bagian tengah dan utara, Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, perairan Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud, perairan Kepulauan Sitaro, perairan Bitung - Likupang, Laut Maluku bagian utara, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat - Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua.

Sedangkan gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan barat P. Simeulue - Kep. Mentawai, perairan P. Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung, Teluk Lampung bagian selatan, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Banten - Jawa Barat, Laut Jawa bagian barat dan tengah, Selat Karimata bagian selatan, perairan Kalimantan Tengah bagian barat.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter).

Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter), dan kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).

"Mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (H-2)

Baca Juga

Dok. WOM FInance

Tingkatkan Literasi Masyarakat, WOM FInance Bangun Taman Baca Masyarakat di Tanjung Priok 

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 23:36 WIB
rik menuturkan, WOM Finance telah melakukan renovasi TBM tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya di...
ANTARA

Waduh! 90 Persen Kecelakaan Bus dan Truk Terjadi di Jalan Menurun

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 23:18 WIB
Itulah pentingnya para pengemudi untuk mengetahui teknik pengereman yang benar dan baik dalam segala kondisi jalan yang...
MI/Zen

Komunikasi Efektif Kunci Kesuksesan Humas

👤Christopher Richie, Bank Indonesia 🕔Kamis 27 Januari 2022, 23:05 WIB
Sayangnya, siaran Pers yang dipublikasi saat ini dinilai kurang menarik. Kementerian/lembaga sering kali berfokus pada seremonial daripada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya