Rabu 24 November 2021, 14:26 WIB

BKSDA Jambi Berhasil Merelokasi Harimau Sumatra dari Desa Air Hitam

Atalya Puspa | Humaniora
BKSDA Jambi Berhasil Merelokasi Harimau Sumatra dari Desa Air Hitam

Dok Humas KLHK
Relokasi seekor Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) di Desa Air Hitam Laut Kecamatan Sadu, Kab. Tanjung Jabung Timur, Jambi.

 

TIM Gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jambi bersama Balai Taman Nasional Berbak Sembilang dan Tiger Project UNDP berhasil melakukan relokasi seekor Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) berjenis kelamin betina. Harimau ini merupakan hasil penanganan konflik manusia dan satwa liar di Desa Air Hitam Laut Kecamatan Sadu, Kab. Tanjung Jabung Timur, yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Relokasi ini berawal dari adanya laporan dari masyarakat Desa Air Hitam bahwa terlihat kemunculan Harimau Sumatera di dekat pemukiman warga. BKSDA Jambi bersama TN Berbak Sembilang melakukan pengusiran terhadap Harimau Sumatra tersebut agar menjauh dari pemukiman masyarakat. Namun setelah beberapa kali melakukan pengusiran, Harimau tetap kembali mendekat dan memangsa ternak milik masyarakat hingga menimbulkan kerugian materi bagi masyarakat.

Baca juga: Tahun Depan Semua Kebun Raya Bakal Gunakan Kendaraan Listrik

Tim Gabungan memutuskan untuk melakukan relokasi terhadap Harimau Sumatra tersebut ke wilayah Taman Nasional Berbak Sembilang. Kemudian tim memasang kandang jebak di dua titik untuk mengevakuasi Harimau Sumatera tersebut. Setelah salah satu kandang jebak yang dipasang telah dimasuki oleh Harimau Sumatra, tim segera melakukan relokasi Harimau Sumatra tersebut ke habitat yang lebih aman di dalam wilayah Taman Nasional Berbak Sembilang yang jauh dari pemukiman masyarakat.

Kepala Balai KSDA Jambi, Rahmad Saleh, menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterimakasih kepada seluruh pihak terkait yang membantu jalan nya proses relokasi sampai selesai.

“Terima kasih juga untuk masyarakat yang telah berpartisipasi dengan melaporkan ke kami terkait adanya konflik satwa liar - manusia, sehingga satwa yang dilindungi yaitu Harimau berhasil direlokasi ke wilayah Taman Nasional Berbak Sembilang,” ujar Rahmad dalam keterangan resmi, Rabu (24/11).

Rahmad juga mengimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar habitat satwa liar agar berhati-hati dalam beraktivitas.

“Bersama sama kita bersinergi untuk menciptakan kondisi yang harmonis untuk manusia dan satwa liar agar dapat hidup berdampingan dengan tenang,” pungkas Rahmad. (H-3)

Baca Juga

MI/Dok IHH

Keterbatasan Data Sejarah Jadi Tantangan Utama Pendirian Museum Bappenas

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 08 Desember 2021, 04:45 WIB
“Arsip pendukung riset sejarah tokoh-tokoh perencana pembangunan nasional masih berserakan. Perlu ketekunan dan eksplorasi lebih...
Dok. Pribadi

Kemenag Tunggu Persetujuan Pembentukan Ditjen Pesantren 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 23:49 WIB
Menurutnya, Ditjen Pesantren dibutuhkan karena ada keunikan tersendiri dari lembaga pendidikan itu, salah satunya adanya Majelis Masyayikh...
Antara

BRIN Hadirkan Teknologi Kebencanaan di IIDEC 2021

👤Ant 🕔Selasa 07 Desember 2021, 23:36 WIB
Riset dan teknologi kebencanaan dalam ajang Indonesia International Disaster Expo & Conference (IIDEC) 2021 secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya