Kamis 11 November 2021, 12:16 WIB

UMS Tambah Guru Besar ke 38 Bidang Ilmu Teknik Mesik

Widjajadi | Humaniora
UMS Tambah Guru Besar ke 38 Bidang Ilmu Teknik Mesik

MI/Widjajadi
Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif menyerahkan SK Gubes kepada Supriyono PhD di Gedung Muh Djazman, Rabu (10/11)

 

UNIVERSITAS Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menambah jumlah guru besar ke-38 dalam bidang ilmu Teknik Mesin yang berhasil ditempuh Supriyono S.T., M.T., Ph.D, kemarin di Auditorium Muh Djasman UMS.

Selain penyerahan Surat Keputusan Guru Besar, juga  diumumkan kenaikan jabatan fungsional, penyetaraan dan inpassing yang diserah terimakan kepada Rektor UMS yang kemudian diberikan kepada dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Ketua LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Ir. Muhammad Zainuri, DEA menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Surakarta.

"Terimakasih kepada rektor dan jajaran UMS, karena sejauh ini UMS telah memiliki 228 asisten ahli, 212 lektor, 140 lektor kepala, dan 30 profesor. Sedangkan yang masih dalam proses dan belum mendapatkan jabatan fungsional sejumlah 96 orang. Karena mereka itu dosen baru," paparnya.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, ia melaporkan penyerahan jabatan fungsional pada hari ini total 103 Surat Kepatusan (SK), antara lain asisten ahli sejumlah 37 orang, lektor 11 orang, lektor kepala 3 orang, inpassing 32 orang kenaikan golongan 3 berjumlah 20 orang.

Sementara itu Rektor UMS Prof. Sofyan Anif M.Si menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian prestasi dalam meningkatkan reputasi UMS.

"Keberhasilan ini tak dapat terlepas dari kerja keras Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) yang tidak mengenal waktu, ketika terdapat tugas langsung dikerjekan dan dilesaikan," tambahnya.

Ia optimis, dengan peningkatan kualitas UMS ini semakin dekat dengan rencana jangka panjang 2029, yang kemudian ditarik pada tahun 2025 UMS diharapkan mampu menjadi World Class University.

"Hal ini juga terlihat dari support yang telah diberikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kepada UMS untuk melakukan akselerasi sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dalam mencapai World Class University," pungkas Sofyan.

Jauh sebelumnya, Lembaga pemeringkatan Quacquarelli Symonds (QS) merilis hasil QS World University Rankings (WUR) 2022 terkait perguruan tinggi terbaik dunia, termasuk Indonesia.

Dari laman Top Universities (QS WUR), ada sedikitnya 16 kampus terbaik di Indonesia, tiga diantaranya datang dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan salah satunya Universitas Muhammadiyah. Surakarta. (OL-13)

Baca Juga: Korda Puncaki Klasemen Grup Next Gen ATP Finals

 

 

Baca Juga

dok.humas BNI

BNI Salurkan Bantuan untuk Perawat dan Bidan di 17 Wilayah

👤Despian Nurhidayat 🕔Minggu 23 Januari 2022, 07:55 WIB
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), memberikan bantuan kepada tenaga kesehatan di daerah - daerah yang jauh dari fasilitas...
MI/Adam Dwi

Program OSC Medcom.id Perluas Peluang Pelajar Dapatkan Beasiswa

👤Widhoroso 🕔Minggu 23 Januari 2022, 00:15 WIB
PROGRAM Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id diyakini mampu melebarkan penyediaan beasiswa melalui kerja sama dengan lebih banyak...
MI/Susanto

Penerima Beasiswa OSC Medcom.id Dapat Prioritas Bergabung ke Media Group

👤Widhoroso 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 23:55 WIB
BEASISWA Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id tidak hanya memberikan bantuan dana pendidikan kepada mereka yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya