Selasa 09 November 2021, 20:56 WIB

Beresiko Bawa Masalah Jantung, Moderna tidak Direkomendasikan bagi Usia di Bawah 30 Tahun

Mediaindonesia | Humaniora
Beresiko Bawa Masalah Jantung, Moderna tidak Direkomendasikan bagi Usia di Bawah 30 Tahun

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Vaksin Moderna

 

OTORITAS kesehatan Prancis (HAS) merekomendasikan orang-orang di bawah 30 tahun untuk mendapat vaksin COVID-19 Pfizer daripada vaksin Moderna yang dinilai berisiko membawa masalah terkait jantung.

HAS, yang berwenang melarang atau melisensikan obat-obatan tetapi bertindak sebagai penasihat untuk sektor kesehatan Prancis, merujuk pada risiko yang "sangat jarang" yang dikaitkan dengan miokarditis, sejenis penyakit jantung, yang muncul di data terbaru tentang vaksin Moderna dalam sebuah penelitian di Prancis yang diterbitkan pada Senin (8/11).

"Untuk populasi berusia di bawah 30 tahun, risiko ini tampaknya sekitar lima kali lebih rendah bila menggunakan suntikan Comirnaty Pfizer dibandingkan dengan suntikan Spikevax Moderna," kata HAS dalam opininya yang diterbitkan pada hari yang sama.

Keputusan di Paris muncul setelah regulator di beberapa negara lain, termasuk Kanada, Finlandia, dan Swedia, juga mengambil sikap yang lebih defensif terhadap vaksin Spikevax Moderna atas masalah keamanan terkait jantung yang mempengaruhi orang-orang muda.

Baca juga: Penanganan Covid-19 di Indonesia Naik ke Peringkat 41, Tertinggi di ASEAN

Regulator obat Uni Eropa (EMA) bulan lalu menyetujui dosis booster vaksin Moderna untuk semua kelompok usia di atas 18 tahun, minimal enam bulan setelah dosis kedua.

EMA awal tahun ini mengatakan bahwa mereka telah menemukan kemungkinan hubungan antara kondisi inflamasi jantung yang sangat langka dan vaksin COVID-19, dari kedua vaksin Pfizer dan Moderna.

Namun, menurut EMA, manfaat dari kedua suntikan vaksin berbasis teknologi mRNA dalam mencegah COVID-19 lebih besar daripada risikonya.

Pandangan serupa juga diungkapkan oleh regulator obat AS dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

HAS Prancis mengatakan bahwa rekomendasinya, yang akan berlaku terlepas dari penggunaan vaksin sebagai dosis "penguat" pertama, kedua atau ketiga, akan berlaku sampai lebih banyak temuan ilmiah tentang masalah tersebut diketahui.

Namun, untuk orang yang berusia di atas 30 tahun, pihak berwenang secara eksplisit merekomendasikan penggunaan vaksin Moderna, dengan mengatakan efektivitasnya sedikit lebih unggul.(Ant/OL-4)

Baca Juga

MI/Adam Dwi

Program OSC Medcom.id Perluas Peluang Pelajar Dapatkan Beasiswa

👤Widhoroso 🕔Minggu 23 Januari 2022, 00:15 WIB
PROGRAM Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id diyakini mampu melebarkan penyediaan beasiswa melalui kerja sama dengan lebih banyak...
MI/Susanto

Penerima Beasiswa OSC Medcom.id Dapat Prioritas Bergabung ke Media Group

👤Widhoroso 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 23:55 WIB
BEASISWA Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id tidak hanya memberikan bantuan dana pendidikan kepada mereka yang...
DOK Medcom

Beasiswa OSC Medcom.id Permudah Pencarian Siswa Unggulan

👤Widhoroso 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 23:40 WIB
BEASISWA Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id dinilai mempermudah pencarian bibit unggul yang akan berdampak pada pembangunan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya