Kamis 21 Oktober 2021, 13:10 WIB

Waspada, Osteoporosis Bisa Terjadi di Usia Muda

Atalya Puspa | Humaniora
Waspada, Osteoporosis Bisa Terjadi di Usia Muda

ANTARA/SISWOWIDODO
Warga lanjut usia mengikuti senam bersama dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 di Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat (18/6/2021)

 

ORANG-orang yang berusia muda juga bisa terkena osteoporosis. Hal itu diungkapkan oleh Pakar dari Fakultas Kedokteran Airlangga Dwikora Novembri Utomo.

“Osteoporosis bisa terjadi pada semua usia meskipun memang osteoporosis lebih sering terjadi pada usia tua dimana proses pembentukan tulang lebih lambat daripada proses pembongkaran tulang,” kata Dwikora dikutip dari laman resmi Universitas Airlangga, Selasa (21/10).

Ia mengungkapkan, hal tersebut terjadi karena berbagai faktor risiko. Selain faktor usia yang menjadikan turunnya hormon esterogen dalam pembentukan tulang, osteoporosis juga bisa terjadi karena ras tertentu, gaya hidup yang kurang sehat seperti merokok, konsumsi alkohol, kafein, soda berlebih, kurang kalsium dan vitamin D.

Baca juga: Menko PMK: Penyiapan SDM Unggul Tak Hanya Fokus Usia Produktif

Dwikora menjelaskan, pada kondisi normal, terdapat keseimbangan antara proses pembentukan tulang dan proses pembongkaran tulang. Lalu, osteoporosis terjadi apabila proses pembongkaran tulang lebih dominan daripada proses pembentukan tulang sehingga kepadatan tulang menjadi berkurang.

“Osteoporosis bisa terjadi pada semua usia meskipun memang osteoporosis lebih sering terjadi pada usia tua dimana proses pembentukan tulang lebih lambat daripada proses pembongkaran tulang,” kata dia.

Dengan demikian, Dwikora mengingatkan penting bagi seseorang untuk mulai menabung tulang pada usia muda karena pada usia muda terjadi puncak pembentukan tulang. Dengan nutrisi dan gaya hidup sehat di usia muda, maka kita akan memiliki tulang yang lebih baik untuk mempersiapkan kondisi di hari tua.

“Osteoporosis yang terjadi pada usia tua adalah proses alamiah yang diakibatkan oleh proses penuaan, sehingga sulit untuk mengembalikan kondisi tulang ke keadaan normal. Yang bisa dilakukan adalah memperlambat laju penurunan kepadatan tulang,” beber dia.

Menurutnya tatalaksana seseorang dengan osteoporosis yang utama adalah mencegah osteoporosis agar tidak terjadi. Dengan cara cukupi kebutuhan kalsium, lakukan aktivitas fisik secara rutin dan hindari kebiasaan gata hidup tidak sehat.

"Kenali dan atasi penyebab dari osteoporosis yang diderita karena osteoporosis bisa disebabkan oleh banyak faktor dan penyakit. Obat-obatan untuk mengurangi pembongkaran tulang yang berlebihan seperti bifosfonat, obati komplikasi osteoporosis yang terjadi, seperti patah tulang," pungkas dia.(H-3)

Baca Juga

Antara

Jadi Tuan Rumah Pertemuan PBB untuk Risiko Bencana di Bali, Indonesia Persiapkan Diri

👤Atalya Puspa 🕔Senin 17 Januari 2022, 22:00 WIB
Penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 di Bali pada Mei 2022  tinggal menghitung...
MI/Siswantini

Persiapan Haji 1443 H, Kemenkes Sudah Rekrut 1.827 Petugas Kesehatan

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 17 Januari 2022, 21:40 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah merekrut dan melatih 1.827 orang untuk menjadi petugas lapangan kesehatan ibadah haji di Indonesia...
Medcom.id

Pemenang Beasiswa OSC Medcom.id Diumumkan 22 Januari

👤Ilham Pratama Putra 🕔Senin 17 Januari 2022, 21:38 WIB
Nama-nama penerima beasiswa OSC Medcom.id bakal diumumkan pada Sabtu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya