Rabu 20 Oktober 2021, 09:52 WIB

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan

 Ferdian Ananda Majni | Humaniora
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Ilustrasi ombak menerjang batu grip di Pantai Muara Lasak, Padang, Sumatera Barat.

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 20 - 21 Oktober 2021.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka, Laut Natuna, perairan Anambas dan Selat Sunda bagian selatan," kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal dalam keterangannya, Rabu (20/10)

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Nias, perairan timur P. Enggano - Bengkulu, Samudra Hindia barat Aceh - Nias, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Lombok, perairan selatan Sumba - P. Sawu.

Laut Sawu, Selat Sumba bagian barat, perairan Kupang - P. Rotte, Samudra Hindia selatan NTT, Laut Natuna utara, perairan Kep. Natuna, perairan Jayapura - Sarmi, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera bagian utara, Samudra Pasifik utara Halmahera.

Kemudian, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya adalah perairan barat Enggano - Lampung, Samudra Hindia barat Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa - NTB, Samudra Hindia selatan Jawa - NTB.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter).

Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter), dan kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).

"Mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (Fer/OL-09)

Baca Juga

Dok. LaSalle College Jakarta

LaSalle College Jakarta Angkat Wastra Nusantara di JFW 2022 dengan Tema Prolusio 

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:50 WIB
Tahun ini, LaSalle College menampilkan 14 desainer yang mengangkat wastra nusantara sebagai...
MI/ Irfan

Vaksinasi Lansia di Temanggung Lampaui 60 Persen

👤Ant 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:47 WIB
"Maka semua indikator level pandemi telah memenuhi syarat untuk masuk level 1,"...
Dok. UNJ

UNJ Kukuhkan 3 Guru Besar dari 3 Fakultas 

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:10 WIB
Tiga guru besar yang dikukuhkan, yaitu Wardani Rahayu yang dikukuhkan sebagai guru besar tetap bidang Ilmu Evaluasi Pendidikan Matematika...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya