Minggu 17 Oktober 2021, 18:55 WIB

Penyintas Lupus Boleh Divaksin Covid-19

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Penyintas Lupus Boleh Divaksin Covid-19

Antara
Ilustrasi petugas medis saat bersiap menyuntikkan vaksin covid-19 kepada warga.

 

STATUS dan kebutuhan vaksin untuk pasien reumatik autoimun, seperti lupus, boleh dilakukan. Namun, harus didiskusikan dengan dokter masing-masing. 

Pasalnya, setiap vaksin untuk penyakit tertentu, ada yang boleh diberikan dan juga tidak. Khusus untuk vaksin covid-19, boleh diberikan kepada penyintas lupus. 

"Vaksinasi, seperti covid-19 dan meningitis untuk umrah, tetap harus didiskusikan dengan dokter yang menangani," ujar dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan dalam seminar virtual, Minggu (17/10).

Baca juga: Tiga Vaksin Ini tidak Perlu Booster Hingga Delapan Bulan

Perhimpunan Reumatologi Indonesia (IRA), lanjut dia, merekomendasikan vaksinasi covid-19 bagi penyintas reumatik autoimun saat dalam kondisi remisi atau stabil. Sebelumnya, penyakit pada pasien diteliti dahulu dalam penilaian gejala klinis. Hasil lab kemudian disimpulkan bahwa penyakit yang diidap pasien dalam kondisi remisi, sedang atau tinggi.

Jika memungkinkan, vaksinasi dilakukan sebelum rencana terapi imunosupresan. Khususnya, terapi menggunakan agen deplesi sel B atau Rituximab. Hal ini untuk memaksimalkan dan tidak menganggu efektivitas vaksin covid-19.

Untuk penyintas lupus, vaksin yang diperbolehkan ialah vaksin yang inaktif atau vaksin yang menggunakan kuman mati. Dalam hal ini, tidak boleh menggunakan vaksin yang bahannya dari kuman hidup, tapi dilemahkan.

Baca juga: Obat, Kosmetik, dan Barang Gunaan Wajib Bersertifikat Halal

"Untuk vaksin yang menggunakan kuman hidup dan dilemahkan, itu tidak boleh bagi penyintas lupus. Untuk vaksin covid-19 sendiri boleh dilakukan," imbuh Faisal.

Adapun vaksin yang diperbolehkan, yakni influenza, HPV, Td/Tdap, Pneumokokus. Untuk vaksin dengan kondisi khusus, yaitu Hepatitis A dan B, serta Meningokus. Lalu, vaksin yang tidak boleh untuk pasien lupus ialah Polio oral, BCG, Zooster, Varicena dan MMR.

"Karena berisiko tinggi terinfeksi covid-19, penyintas reumatik autoimun menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksinasi. Dianjurkan segera divaksin, jika sudah tersedia," pungkasnya.(OL-11)
 

Baca Juga

DOK Kemendikbudristek

Kemendikbudristek Apresiasi Guru Dan Siswa Pegiat Pembelajaran Berbasis TIK

👤Widhoroso 🕔Sabtu 27 November 2021, 15:20 WIB
PUSAT Data dan Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar Malam Anugerah...
MI/Susanto

Kapolri Prediksi Mobilitas Selama Libur Nataru Libatkan 19 Juta Warga

👤Dede Susianti 🕔Sabtu 27 November 2021, 15:13 WIB
Hal itu, lanjutnya, menjadi perhatian pihaknya demi untuk menjaga agar laju pertumbuhan tidak naik atau terjadinya penularan...
DOK Kemendikbudristek

Gernas BBI 2021 Libatkan UMKM Dan Satuan Pendidikan

👤Widhoroso 🕔Sabtu 27 November 2021, 15:12 WIB
(Kemdikbudristek kembali ditunjuk untuk menjadi manajer kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya