Kamis 14 Oktober 2021, 19:21 WIB

Satgas : Pemangkasan Masa Karantina Berdasarkan Pertimbangan Epidemiologi

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Satgas : Pemangkasan Masa Karantina Berdasarkan Pertimbangan Epidemiologi

MI/Andri Widiyanto
RSDC Wisma Atlet jadi salah satu tempat karantina kesehatan bagi pelaku perjalanan luar negeri

 

BERDASARKAN Surat Edaran Nomor 20 tahun 2021 dan Surat Keputusan Nomor 14 Tahun 2021 Tentang Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Covid-19 terkait pemangkasan masa karantina menjadi 5 hari, Satgas Penanganan Covid-19 tegaskan hal itu sudah bedasarkan pertimbangan kesehatan dan epidemiolog. 

Masa karantina selama 5 x 24 jam setelah melakukan tes ulang RT-PCR pertama di hari pertama kedatangan. Dan pelaksanaan tes PCR kedua yaitu di hari keempat karantina sebagai penentuan selesai waktu karantina. 

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan. durasi karantina 8 hari pada Juli lalu berdasarkan kondisi kasus yang sedang meningkat. Sehingga, pemangkasan masa karantina ini dilakukan mengingat kondisi kasus covid-19 yang sudah cukup terkendali saat ini. 

"Keputusan ini dihasilkan dari pertimbangan matang berbagai ahli serta praktisi sektor terkait berdasarkan dari perspektif kesehatan kondisi kasus covid-19 di Indonesia tergolong terkendali," kata Wiku dalam konferensi pers daring, Kamis (14/10). 

Baca juga : Kelompok Rentan, Ibu Hamil dan Menyusui Prioritas Dapat Vaksin Covid-19

Adapun indikatornya yakni transmisi virus di komunitas tergolong rendah yaitu 3,01 kasus per 100 ribu penduduk, kemudian 0,49 kasus rawat inap per 100 ribu penduduk dan 0,16 kasus kematian per 100 ribu penduduk. 

Selanjutnya, yaitu berdasarkan kapasitas respon yang tergolong cukup baik yaitu 0,67% positivity rate per minggu, 12,46 rasio kontak erat per kasus konfirmasi dan 5,57 BOR per minggu. 

"Secara saintifik penambahan exit dan entry test dapat menurunkan peluang penularan pasca karantina selama 5 hari," ungkap Wiku. 

Sedangkan dari perspektif ekonomi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi seiring dengan upaya pengendalian kasus yang telah dilakukan. (OL-7)

Baca Juga

DOK PTGMI.

Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia Gelar Munas VIII

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:58 WIB
Pada Munas itu, terapis gigi dan mulut se Indonesia menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mengimplementasikan transformasi...
ANTARA/ SEPTIANDI PERDANA

Tanah Longsor Membawa Korban Tiga Warga Saat Melintas di Deli Serdang

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:00 WIB
BPBD menginformasikan arus lalu lintas tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik dari arah Medan ataupun Berastagi. Selain itu, kondisi...
ANTARA/Fauzan

NasDem Kritik Aturan Tes PCR untuk Penumpang Pesawat

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:00 WIB
Kebijakan tersebut tidak memiliki korelasi dengan kebijakan pemerintah sebelumnya seperti kebijakan vaksin dan kebijakan pelevelan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya