Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM 'iFortepreneur 4.0 untuk Kebangkitan UMKM Kreatif Indonesia' yang diluncurkan pada 16 September 2021, mendapat respon yang sangat positif dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Tercatat, lebih dari 300 peserta UMKM yang berasal dari berbagai daerah, mulai DKI Jakarta, Aceh, Lombok hingga Labuan Bajo telah mendaftarkan diri dalam program.
Hal itu diungkapkan Head of Marketing Communication iForte Solsusi Infotek, Victor Sihombing, dalam keterangan yang diterima, Rabu (13/10). Dikatakan, sesi workshop pertama telah dilakukan pada tanggal pada 6 Oktober 2021.
"Saat ini iFortepreneur 4.0 memasuki sesi workshop series ke-2. Dalam sesi workshop kali ini, iFortepreneur mengangkat 'Kisah Sukses Digitalisasi UMKM Indonesia' dengan menghadirkan narasumber dari JALA Tech dan Lemonto," jelasnya.
JALA Tech merupakan salah satu perusahaan rintisan yang menciptakan platform digital guna membantu petambak mengelola budi daya tambak udang dengan lebih baik dan membantu mengatasi kerugian dan ketidakpastian panen dengan aplikasi dan Big Data yang diciptakan oleh JALA Tech.
Sedangkan Lemonto merupakan sebuah UMKM dari Banyuwangi, Jawa Timur yang terinspirasi menciptakan berbagai produk olahan lemon dengan prinsip zero waste, produksi yang dihasilkan seperti minuman sari lemon, sabun, hand sanitizer dan lainnya. Lemonto telah menerapkan Digitalisasi dalam pemasaran hingga berhasil memasarkan produknya hingga ke pelosok Tanah Air.
Pada workshop series ke-2 ini, kedua narasumber UMKM yang sudah berhasil bertransformasi ke lini digital berbagi pengalaman dan proses yang dilakukan hingga akhirnya mereka sukses mengadopsi strategi Digitalisasidan dapat turut serta berkontribusi memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
Yulianto Suharto dari SBM ITB menyampaikan bahwa pelaku UMKM harus dapat memanfaatkan momentum pandemi untuk mengembangkan potensi ke dalam platform Digital, agar bisnis dapat tetap bertahan dan semakin berkembang.
Periode pengumpulan proposal iFortepreneur 4.0 akan ditutup pada 16 Oktober 2021. Setelah itu akan dipilih beberapa peserta dari total keseluruhan yang mendaftar untuk masuk dalam kualifikasi tahap 1 (satu) yang akan diumumkan pada 23 Oktober 2021.
"iFortepreneur 4.0 merupakansebuah persembahan iForte untuk mendukung pertumbuhan digitalisasi UMKM di Indonesia. iForte berkomitmen untuk berkontribusi aktif membangun dunia Connectivity Indonesia, agar semakin berkembang dan konsisten membawa dampak bagi kehidupan yang lebih baik. Diharapkan, program ini dapat bermanfaat dan membantu para pelaku UMKM untuk mengangkat potensi usaha secara lebih maksimal dengan bertransformasi ke platform digital," tambah Victor. (RO/OL-15)
NASARI Digital (Nadi) menerapkan standar internasional pengelolaan keamanan informasi, seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan data pada layanan koperasi dan UMKM berbasis digital.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Pengelolaan logistik masih menjadi beban biaya dan operasional bagi banyak pelaku UMKM, khususnya yang sedang berupaya memperluas pasar.
PEMERINTAH Kota Palu, Sulawesi Tengah, menargetkan pembentukan 46 Koperasi Merah Putih rampung pada tahun ini. Target tersebut disesuaikan dengan jumlah kelurahan yang ada.
Sepanjang 2025, perusahaan fintech lending AdaKami menyalurkan dukungan kepada delapan UMKM dari berbagai sektor melalui program Usaha Bareng AdaKami.
Program LAKSMI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved