Sabtu 25 September 2021, 09:10 WIB

Implementasi Perlindungan Sosial Untuk Lansia Dimatangkan

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Implementasi Perlindungan Sosial Untuk Lansia Dimatangkan

ANTARA/ Raisan Al Farisi
PROGRAM SEKOLAH: Pendamping berbincang dengan lansia saat pembukaan program sekolah untuk lansia di Kantor PMI Kota Bandung

 

PERLINDUNGAN sosial untuk warga lanjut usia (lansia) menjadi isu yang semakin mendapatkan perhatian pemerintah dalam pembangunan nasional. Terutama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Tubagus Achmad Choesni mengatakan kebijakan dan program perlindungan sosial saat ini telah diarahkan untuk memperkuat implementasi jaminan sosial untuk lansia.

"Di antaranya pengembangan kebijakan jangka panjang, pengembangan sarana dan prasarana ramah lansia, serta penghormatan dan pemberdayaan warga lansia," ujar Choesni dalam keterangannya, Sabtu (25/9).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2020 jumlah lansia yang tercatat sebanyak 26,8 juta jiwa. Jumlah itu menurutnya akan terus berlipat setiap tahunnya. "Di tahun 2024 diperkirakan sudah sebanyak 12,6 juta jiwa lansia, dan kita estimasi pada 2045 lansia akan berjumlah mencapai hampir sekitar 63 juta jiwa," paparnya.

Lebih lanjut, Choesni, menerangkan pemerintah saat ini telah memiliki Perpres Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan. Stranas lanjut usia tersebut akan menjadi acuan bagi Kementerian/Lembaga Pemerintah Daerah, Provinsi, Kabupaten, Kota dalam menyusun kebijakan program terkait Kelanjutusiaan sebagai bagian dari pembangunan nasional dan daerah.

Untuk menyukseskan perlindungan sosial dan jaminan sosial bagi lansia bukan hanya tugas pemerintah. Tetapi tugas multi pihak termasuk masyarakat perlu terlibat untuk menyiapkan berbagai aspek yang diperlukan. "Kita harus bersama-sama untuk meningkatkan persiapan kita terkait kelanjutusiaaan di Indonesia termasuk perlindungan sosial bahkan sejak dini atau bahkan sebelumnya," pungkasnya. (H-1)

 

Baca Juga

Foto/Dok.MI

Peduli Lingkungan, Industri Kosmetik Turut Dukung Kampanye Sustainability

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 19:32 WIB
Keuntungan penjualan dari produk kosmetik akan digunakan untuk mengadopsi bibit kayu keras di wilayah Kalimantan tepatnya di sekitar...
Antara/HO-BNPT

Ketua MUI: Maknai Maulid Nabi untuk Menjaga 'Ukhuwah Wathaniyah'

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 18:33 WIB
Yusnar Yusuf Rangkuti menuturkan Maulid Nabi dapat dimaknai menjaga ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan) untuk menjadikan...
Kemenag

Kemenag Luncurkan Buku Manasik Haji dan Umrah Masa Pandemi Covid-19

👤Zubaedah Hanum 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 16:15 WIB
KEMENTERIAN Agama meluncurkan buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah pada Masa Pandemi guna menjawab kebutuhan umat di masa pandemi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya