Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKTIK pencurian yang dilakukan oleh orangtua yang melibatkan anaknya sangat memprihatinkan dan memerlukan penanganan khusus seperti penanganan di luar jalur hukum yang memerlukan pendampingan.
"Kami sangat prihatin atas peristiwa tersebut dan berharap bisa ditangani dengan sebaik-baiknya karena harus jelas dulu penyebabnya apa sehingga ibu ini mencuri dan melibatkan anaknya," ungkap Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) Nahar, Selasa (21/9).
Dia menjelaskan penanganannya yang pertama yaitu karena ada unsur pencurian, tentunya ada proses hukum sedangkan penanganan di luar jalur hukum diperlukan pendampingan dan mendalami penyebabnya.
Untuk diketahui, viral di media sosial, seorang ibu melibatkan anaknya ikut mengutil atau mencuri barang. Menanggapi hal itu Wakil Ketua 2 Forum Anak Nasional (FAN), Muhammad Hafidz Al Farid (16) sangat menyayangkan dan turut prihatin melihat anak-anak diajarkan melakukan hal buruk bahkan oleh orang tuanya sendiri.
"Ini sudah bertentangan dengan hak-hak anak. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa perlindungan anak sangat penting dimasa sekarang. Orangtua seharusnya mengajarkan kebaikan bagi anak-anaknya bukan sebaliknya," ujar Hafidz.
Siswa kelas 11 IPA MAN Insan Cendekia Bangka Tengah ini menjelaskan dalam hal ini, para orang tua seharusnya dapat mendidik anaknya dengan baik. Terlebih, orang tua sebagai monitor pertama dan utama dalam tumbuh kembang anak.
Lebih lanjut Hafidz menegaskan dikhawatirkan didikan yang buruk semasa kecil, akan berdampak buruk pula pada masa depannya, begitu juga sebaliknya.
"Kami sangat berharap para orang tua dapat saling bersatu untuk mewujudkan dan menjaga hak-hak kami. Terutama dalam mendidik kami dengan hal-hal baik karena aktor bangsa di masa depan, adalah anak-anak hari ini," tutur Hafidz.(H-1)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya membangun ekosistem hukum yang kuat serta edukasi yang memadai untuk melindungi anak-anak.
kasus kekerasan terhadap siswa ini mencederai rasa kemanusiaan.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penculikan anak yang terjadi belakangan ini.
Psikolog anak, Mira Damayanti Amir, menekankan bahwa darurat kekerasan tengah terjadi di Indonesia.
UPAYA yang terukur untuk mewujudkan gerakan mengatasi kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera direalisasikan.
WAKIL Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan menegaskan bahwa penguatan perlindungan anak di ruang digital harus menjadi prioritas bersama.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa satuan pendidikan harus ramah anak, sehingga anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi ilegal di sebuah apartemen di Jakarta Timur yang telah beroperasi sejak 2023.
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menjelaskan bahwa sinergi ini penting untuk mendorong partisipasi perempuan dalam politik yang lebih baik.
Prevalensi yang mengalami sunat perempuan masih sangat tinggi meskipun terjadi penurunan dari 50,5 persen pada tahun 2021 menjadi 46,3 persen pada tahun 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved