Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah telah menyiapkan strategi untuk program vaksinasi pada 2022 mendatang. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, pada 2022 rencananya pemerintah hanya akan membiayai vaksinasi bagi masyrakat yang termasuk dalam kelompok penerima bantuan iuran (PBI) APBN dan anak-anak berusia 12 tahun.
"Rencananya nanti tahun depan negara hanya membayari yang PBI, yaitu sebanyak 87,4 juta orang. Nanti mereka akan mendapatkan satu kali booster. Dan juga anak-anak yang masuk usia 12 tahun sejumlah 4,4 juta orang untuk dua kali suntik," kata Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR, Senin (13/9).
Baca juga: Kemenkes Siapkan Dua Skenario Penanganan Pandemi 2022
Selain itu, pemerintah akan membiayai sebanyak 27,2 juta masyarakat yang masuk ke dalam kelompok pekerja bukan penerima upah (PBPU). Nantinya, untuk kelompok tersebut dana akan disalurkan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.
Budi merinci, untuk PBI dibutuhkan sebanyak 97,1 juta dosis vaksin, untuk anak-anak sebanyak 9,9 juta dosis vaksin, dan untuk PBPU sebanyak 30,2 juta dosis vaksin.
Di luar dari kelompok tersebut, pemerintah akan membuka jalur vaksinasi mandiri dan masyrakat dapat memilih jenis vaksin apa yang akan dia gunakan.
"Orang-orang nanti bisa memilih vaksinnya sama seperti membeli obat di apotek. Ini akan kita buka pasar agar masyarakat bisa memilih dia mau booster vaksin apa," ungkap Budi.
"Tapi ini baru rencana vaksinasi yang perlu kita finalisasi dengan pemerintah," pungkas Budi. (H-3)
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan influencer Ruce Nuenda yang keluyuran atau beraktivitas di ruang publik saat sakit campak.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved