Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Asabri (Persero) menyerahkan Santunan Resiko Kematian Khusus (SRKK) kepada ahli waris empat prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang gugur akibat serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Maybrat, Papua Barat, 2 September 2021. Penyerahan santunan dilakukan serentak di tiga Kota yaitu Pontianak, Makassar, dan Manado.
Acara penyerahan santunan itu disaksikan secara daring oleh Panglima Kodam XIII/Merdeka, para komandan satuan di Kodam XII/Tanjung Pura, dan Kodam XIV Hasanuddin, serta Dewan Komisaris dan Direksi Asabri secara daring.
Paulus Jiman, ayah almarhum Sertu Anumerta Ambrosius Apri Yudiman menerima santunan dari Kantor Cabang Asabri Pontianak berupa SRKK sebesar Rp450 juta dan Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) sebesar Rp3,37 juta. Selanjutnya, istri almarhum Kopda Anumerta Muhammad Dhirhamsyah, Febrianti Rauf, menerima SRKK sebesar Rp450 juta dan NTTA sebesar Rp7,55 juta, dan beasiswa untuk satu orang anak sebesar Rp30 juta.
Santunan juga diberikan kepada Nurjannah, istri almarhum Praka Anumerta Sul Ansyari Anwar berupa SRKK sebesar Rp450 juta dan NTTA sebesar Rp6,27 juta yang dibayarkan oleh Kantor Cabang Asabri Makassar. Sedangkan Nurlessy Tuasikal, istri almarhum Kapten Chb Anumerta Dirman, menerina SRKK sebesar Rp450 juta dan NTTA sebesar Rp29,41 juta dan beasiswa untuk dua orang anak sebesar Rp60 juta yang akan dibayarkan Kantor Cabang Asabri Manado pekan depan sesuai permintaan ahli waris.
Komisaris Utama Asabri Fary Djemy Francis dalam keterangan di Jakarta, Kamis (8/9) mengatakan layanan terbaik bagi peserta merupakan prioritas bagi perseroan sebagai wujud tanggung jawab dalam mengemban amanah bagi prajurit TNI dan anggota Polri serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pertahanan/Polri.
"Saat ini proses pengurusan santunan kepada ahli waris telah diserahkan kepada ahli waris. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga ahli waris," ujar Fary.
Direktur Utama Asabri Wahyu Suparyono menyampaikan turut berbela sungkawa atas gugurnya empat prajurit terbaik bangsa tersebut. Ia mengatakan, para ahli waris akan menerima manfaat sesuai dengan ketentuan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2020 berupa Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK), Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) dan Beasiswa. (RO/OL-15)
THR Pensiun 2026 diperkirakan cair mulai 6 Maret 2026. Cek jadwal resmi Taspen & Asabri, komponen gaji, serta syarat pencairan di sini.
Asabri berhasil mendapatkan Peringkat Ke-2 BUMN dengan Kategori Volume Belanja Terbesar ke Seller Rekomendasi pada ajang PaDi Business Forum & Showcase 2025.
PT Asabri (Persero) bergerak cepat dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra dengan mengirimkan bantuan untuk warga yang terdampak.
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, PT Asabri (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan seluruh peserta secara berkelanjutan.
Partisipasi Asabri dalam program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Empat novum yang diajukan itu di antaranya laporan keuangan, risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), mutasi rekening bank, serta dokumen pembagian dividen.
Presiden ke-6 RI SBY mendesak PBB segera menghentikan misi UNIFIL atau merelokasi pasukan usai gugurnya 3 prajurit TNI. Simak analisis SBY soal kondisi "War Zone" di Libanon.
Panglima TNI Agus Subiyanto pimpin pemakaman militer Mayor Zulmi Aditya di TMP Cikutra Bandung. Almarhum gugur saat misi perdamaian Libanon
Presiden Prabowo Subianto mencium kepala anak prajurit TNI yang gugur di Libanon saat prosesi takziah di Bandara Soekarno-Hatta. Simak momen haru penghormatan terakhir
Jenazah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditia Iskandar tiba di Bandara Husein Sastranegara Bandung Sabtu malam. Pemakaman akan dipimpin Panglima TNI di TMP Cikutra.
PANGLIMA TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan prajurit TNI yang kini bertugas dalam misi perdamaian bersama UNIFIL di Libanon tetap berada di dalam bungker.
Dewan Keamanan PBB harus segera mengambil langkah konkret dan tidak tinggal diam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved